Perlindungan Hukum Pada Anak Oleh Pembimbing Kemasyarakatan Melalui Pendekatan Keadilan Restorative (Study Kasus Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang)

NUR ULFAH INSYANI, . (2025) Perlindungan Hukum Pada Anak Oleh Pembimbing Kemasyarakatan Melalui Pendekatan Keadilan Restorative (Study Kasus Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (851kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)

Abstract

Perlindungan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum merupakan amanat konstitusional sekaligus wujud komitmen negara dalam menjamin kepentingan terbaik bagi anak. Realitas menunjukkan bahwa pelanggaran hak anak, khususnya bagi anak pelaku tindak pidana, masih marak terjadi akibat ketidakefektifan implementasi keadilan restoratif dan lemahnya peran lembaga terkait, termasuk Balai Pemasyarakatan (Bapas). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam menerapkan prinsip keadilan restoratif terhadap anak yang berhadapan dengan hukum di Balai Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, serta mengidentifikasi hambatan hukum maupun non-hukum yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, mengedepankan data primer melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pembimbing Kemasyarakatan sangat krusial dalam setiap tahap proses diversi, mulai dari penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), pelaksanaan pendampingan, hingga pembimbingan terhadap anak pelaku tindak pidana. Namun demikian, pelaksanaan peran tersebut belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, tingginya beban perkara, ketimpangan implementasi regulasi, serta rendahnya sinergi antar aparat penegak hukum. Kondisi ini berdampak pada masih lemahnya perlindungan hukum terhadap anak dan belum maksimalnya penerapan keadilan restoratif di tingkat praktik. Oleh karena itu, perlu penguatan kapasitas Pembimbing Kemasyarakatan, harmonisasi kebijakan, serta pengawasan yang lebih ketat agar perlindungan hukum terhadap anak dapat diwujudkan secara efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 18 Nov 2025 04:08
Last Modified: 18 Nov 2025 10:19
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17982

Actions (login required)

View Item View Item