Upaya Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Atas Distribusi Konten Televisi Korea Di Indonesia Tanpa Izin Di Era Digital Dilihat Dari Ketentuan Pasal 9 Ayat (1) Dan (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Studi Kasus Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Jakarta Selatan)

Syema Nabila, . (2025) Upaya Hukum Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Atas Distribusi Konten Televisi Korea Di Indonesia Tanpa Izin Di Era Digital Dilihat Dari Ketentuan Pasal 9 Ayat (1) Dan (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta (Studi Kasus Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Jakarta Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (996kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (195kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (353kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (29kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi di era digital telah menghadirkan kemudahan dalam mengakses, menggandakan, dan menyebarluaskan berbagai jenis karya cipta, termasuk konten televisi dari luar negeri seperti Korea Selatan. Namun, kemajuan ini juga membawa dampak negatif, salah satunya berupa meningkatnya pelanggaran hak cipta atas distribusi konten tanpa izin resmi dari pemegang hak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya hukum yang dilakukan dalam menangani pelanggaran hak cipta atas distribusi konten televisi Korea di Indonesia tanpa izin, khususnya ditinjau dari ketentuan Pasal 9 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Kantor DJKI, Jakarta Selatan. Analisis dilakukan dengan menafsirkan data kualitatif yang diperoleh dari lapangan, kemudian dikaitkan dengan teori perlindungan hukum preventif dan represif serta norma hukum positif yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran distribusi konten televisi Korea secara ilegal masih marak terjadi di Indonesia, terutama melalui platform digital dan media sosial. DJKI sebagai institusi yang berwenang telah melakukan berbagai upaya hukum, baik preventif melalui sosialisasi, pemantauan konten, serta kerja sama lintas sektor, maupun represif melalui pelaporan, pemblokiran konten ilegal, dan rekomendasi penegakan hukum. Namun, pelaksanaan upaya hukum ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kewenangan DJKI dalam proses penyidikan, kurangnya kesadaran hukum masyarakat, dan tantangan teknologi dalam mendeteksi pelanggaran secara real-time. Dengan demikian, diperlukan penguatan regulasi dan koordinasi antarlembaga, peningkatan literasi hukum masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengawasan untuk menjamin perlindungan hak cipta di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem penegakan hukum hak cipta di Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Hak Cipta, Konten Televisi Korea, Era Digital, DJKI, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, Perlindungan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 30 Oct 2025 07:10
Last Modified: 30 Oct 2025 07:10
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17855

Actions (login required)

View Item View Item