Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Banjar Nomor 75/Pid.B/2021/PN.Bjr)

Syifa Fahira Maulidia, . (2025) Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Analisis Putusan Pengadilan Negeri Banjar Nomor 75/Pid.B/2021/PN.Bjr). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (927kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)

Abstract

Salah satu bentuk pencurian dengan pemberatan ialah pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama sebagaimana yang diatur dalam Pasal 363 KUHP. Dalam pencurian secara bersama-sama terdapat syarat yang harus dipenuhi yaitu orang yang melakukan pencurian itu haruslah dilakukan secara bersama-sama dengan mengambil barang milik orang lain sesuai tujuan bersama dan mempunyai niat yang disengaja. Dalam putusan Pengadilan Negeri Banjar Nomor 75/Pid.B/2021/PN.Bjr terdapat seorang Terdakwa yang dinyatakan telah memenuhi unsur “Pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan cara bersekutu” karena telah membantu mengawasi keadaan ketika temannya sedang mengambil Handphone milik orang lain di dalam suatu bangunan sedangkan Terdakwa tidak ikut masuk ke dalam bangunan tersebut. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana penerapan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama dan bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama pada Putusan Pengadilan Negeri Banjar Nomor 75/Pid.B/2021/PN.Bjr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal dan peraturan perundang-undangan terkait. Analisis data dilakukan dengan cara normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu pencurian dapat dikatakan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama apabila dua orang atau lebih bertindak sebagai turut serta (deelneming) melakukan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 55 KUHP. Apabila diantara orang itu tidak bertindak sebagai turut serta atau hanya sekedar membantu saja (medeplichtige) maka dapat berlaku Pasal 56 KUHP. Pertimbangan hakim dalam putusan Pengadilan Negeri Banjar Nomor 75/Pid.B/2021/PN.Bjr kurang tepat karena seyogyanya pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP harus dilakukan oleh dua orang atau lebih dimana semuanya harus bertindak sebagai pembuat atau turut melakukan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 55 KUHP, sedangkan perbuatan Terdakwa hanyalah suatu bentuk pembantuan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 56 KUHP dimana sifatnya hanya terbatas pada perbuatan menolong atau memberi sokongan dan bukan merupakan perbuatan pelaksanaan, sehingga kurang tepat apabila perbuatan Terdakwa tersebut dikualifisir sebagai suatu bentuk tindak pidana pencurian secara bersama-sama.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana, Pencurian, Turut Serta, Pembantuan Tindak Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 30 Oct 2025 06:45
Last Modified: 30 Oct 2025 06:45
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17854

Actions (login required)

View Item View Item