Tri Indah Purnamasari, . (2025) Tinjauan Hukum Islam Atas Tradisi Weton Sebagai Penentu Kecocokan Pasangan Perkawinan Di Desa Pelutan (Pemalang – Jawa Tengah). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (982kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan hukum Islam mengenai praktik Weton sebagai penentu kecocokan dalam pernikahan di Desa Pelutan, Pemalang, Jawa Tengah. Weton, yang merupakan elemen budaya Jawa, dipergunakan oleh masyarakat setempat untuk menilai kesesuaian pasangan berdasarkan tanggal lahir mereka. Walaupun tradisi ini memiliki nilai budaya yang kuat, penting untuk mengevaluasi sejauh mana praktik ini sesuai dengan prinsip- prinsip hukum Islam yang mengutamakan aspek spiritual dan moral dalam pernikahan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi, dan pemantauan literatur. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa warga Desa Pelutan masih percaya bahwa Weton berperan krusial dalam pemilihan pasangan, dengan keyakinan bahwa perhitungan Weton berpengaruh pada keharmonisan dan keberlanjutan rumah tangga. Namun, dari perspektif hukum Islam, kesesuaian pasangan seharusnya ditentukan oleh nilai-nilai universal seperti kesamaan dalam visi, misi, karakter, dan komitmen dalam berumah tangga. Dari penelitian menunjukkan bahwa meskipun Weton memiliki kekuatan budaya yang signifikan, penting untuk memperkuat integrasi antara tradisi ini dan hukum Islam agar keputusan pernikahan tidak hanya didasarkan pada aspek budaya, tetapi juga prinsip-prinsip syariah yang lebih mendasar. Oleh karena itu, disarankan kepada masyarakat Desa Pelutan untuk memperluas pemahaman mereka mengenai hubungan antara tradisi dan hukum Islam dalam konteks pernikahan, sehingga tercipta keseimbangan antara pelestarian budaya dan penerapan nilai-nilai agama.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis hukum Islam, tradisi Weton, kesesuaian pasangan, pernikahan, Desa Pelutan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad, S.IP |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 06:17 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 06:17 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17851 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
