Problematika Pelaksanaan Perlindungan Hukum Oleh Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Republik Indonesia (Lpsk Ri) Dalam Penanganan Anak Korban Kekerasan Seksual

Shinta Novitasari Simanjuntak, . (2025) Problematika Pelaksanaan Perlindungan Hukum Oleh Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Republik Indonesia (Lpsk Ri) Dalam Penanganan Anak Korban Kekerasan Seksual. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (714kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (58kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Sebagai upaya memberikan perlindungan terhadap anak korban kekerasan seksual, LPSK sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan hukum kepada anak korban kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh LPSK terhadap anak korban kekerasan seksual serta mengidentifikasi upaya LPSK dalam mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi dalam memberikan perlindungan ihukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak LPSK, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum yang diberikan LPSK terhadap anak korban kekerasan seksual meliputi perlindungan fisik dan psikis, pendampingan hukum, rehabilitasi medis dan psikososial, serta pemberian kompensasi dan restitusi. Dalam implementasinya, LPSK menghadapi berbagai hambatan antara lain keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, minimnya koordinasi antar lembaga, stigma sosial terhadap korban, dan jangkauan layanan yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Upaya LPSK dalam mengatasi hambatan tersebut dilakukan melalui penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan koordinasi dengan lembaga lain, sosialisasi dan edukasi masyarakat, pembentukan pos-pos layanan di daerah, serta pengembangan sistem penanganan kasus yang terintegrasi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, LPSK, Anak Korban Kekerasan Seksual
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 24 Oct 2025 08:19
Last Modified: 24 Oct 2025 08:19
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17806

Actions (login required)

View Item View Item