Analisis Kekerasan Berbasis Gender Online Berdasarkan Prinsip Keadilan Pancasila (Analisis Putusan Nomor 616/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel)

Reni Eris Dayanti, . (2025) Analisis Kekerasan Berbasis Gender Online Berdasarkan Prinsip Keadilan Pancasila (Analisis Putusan Nomor 616/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)

Abstract

Kasus ini melibatkan penyebaran konten intim tanpa izin korban, Rebecca Ayu Putri Klopper, oleh terdakwa Bayu Firlen melalui media sosial. Tindakan tersebut menyebabkan kerugian immaterial nerupa beban psikologis akibat pencemaran nama baik dan materiil berupa putusnya bebrapa kontrak kerja bagi korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami tindak pidana Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) dan implementasi perlindungan hukum bagi korban berdasarkan prinsip keadilan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaku telah dihukum berdasarkan Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, atau Pasal 4 ayat (1) Jo Pasal 29 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi., perlindungan hukum bagi korban belum sepenuhnya mencerminkan keadilan restoratif yang diamanatkan oleh Pancasila, terutama dalam hal pemulihan korban dan pencegahan viktimisasi sekunder. Penelitian ini merekomendasikan reformasi regulasi, pendidikan hukum sensitif gender, dan kolaborasi antara negara dan masyarakat untuk menciptakan sistem hukum yang lebih responsif terhadap kompleksitas KBGO. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara lebih holistik untuk mencapai keadilan substantif bagi korban dan masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Berbasis Gender Online, Keadilan Pancasila, Perlindungan Hukum, Restitusi, Media Sosial
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 22 Oct 2025 06:35
Last Modified: 22 Oct 2025 06:35
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17776

Actions (login required)

View Item View Item