KAMELIA, . (2025) Strategi Pembinaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Kehamilan Dini Pada Remaja Di Pulau Lancang. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (998kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (143kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (166kB) |
Abstract
Kehamilan dini pada remaja merupakan permasalahan serius yang berdampak terhadap kesehatan, psikologis, pendidikan, serta masa depan generasi muda. Fenomena ini kerap terjadi akibat kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pengaruh lingkungan sosial, serta lemahnya kontrol dan pengawasan dari keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan masyarakat dalam mengantisipasi kehamilan dini pada remaja di Pulau Lancang, wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses informasi dan fasilitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tokoh masyarakat, orang tua, dan remaja yang mengalami kehamilan dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan masyarakat dilakukan melalui pendekatan edukatif, keagamaan, dan sosial. Tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan penyuluhan, menciptakan kegiatan positif bagi remaja, serta menjadi teladan dalam menjaga norma dan etika sosial. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung remaja dalam mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab. Kendala yang dihadapi dalam pembinaan ini meliputi kurangnya sumber daya, budaya malu, dan tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Namun, melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, masyarakat di Pulau Lancang mulai menunjukkan kesadaran kolektif dalam melindungi remaja dari risiko kehamilan dini. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan program pembinaan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 08:11 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 09:38 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
