Nyimas Siti Rahma Alawiyah, . (2025) Analisis Yuridis Terhadap Penjatuhan Putusan BeBas (Vr Ijs Pra Ak ) Oleh Hakim Dalam Perkara Tindak Pidana Pebunuhan (Analisis Putusan PN Surabaya Nomor 454/Pid.B/2024/PN.Sby). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
Abstract
Putusan bebas (vrijspraak) dalam perkara pembunuhan yang dijatuhkan oleh hakim merupakan isu penting dalam sistem peradilan pidana, karena menyangkut hak korban atas keadilan serta akurasi penerapan hukum. Salah satu kasus yang menimbulkan kontroversi adalah Putusan Nomor 454/Pid.B/2024/PN.Sby atas nama terdakwa Gregorius Ronald Tannur, yang didakwa melakukan tindak pidana pembunuhan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terpenuhinya unsur- unsur tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP, serta mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun unsur kesengajaan dalam Pasal 338 KUHP dinilai tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, sehingga menjatuhkan putusan bebas. Namun, majelis hakim tidak memberikan pertimbangan hukum yang mendalam terhadap dakwaan alternatif maupun kumulatif. Mahkamah Agung kemudian membatalkan putusan tersebut melalui Putusan Kasasi Nomor 1466 K/Pid/2024 dan menyatakan terdakwa bersalah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian berdasarkan Pasal 351 ayat (3) KUHP. Koreksi yang dilakukan Mahkamah Agung menjadi bentuk perbaikan terhadap kekeliruan penerapan hukum pada peradilan tingkat pertama.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Bebas, Tindak Pidana Pembunuhan, Pertanggungjawaban Pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Mahlil Muhammad, S.IP |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 09:41 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 09:41 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17724 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
