Perlindungan Hukum Bagi Penyewa Lahan Terhadap Pemutusan Sepihak Oleh Pemilik Lahan Berdasarkan Prinsip Kepastian Hukum (Analisis Putusan Nomor 141/Pdt.G/2023/Pn Jkt.Sel)

Nurafmi Murni Afifah, . (2025) Perlindungan Hukum Bagi Penyewa Lahan Terhadap Pemutusan Sepihak Oleh Pemilik Lahan Berdasarkan Prinsip Kepastian Hukum (Analisis Putusan Nomor 141/Pdt.G/2023/Pn Jkt.Sel). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (880kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (318kB)

Abstract

Pemutusan sepihak dalam perjanjian sewa-menyewa lahan merupakan isu hukum yang sering terjadi dan berpotensi merugikan penyewa. Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum dan mekanisme penyelesaian sengketa bagi penyewa lahan berdasarkan prinsip kepastian hukum dengan merujuk pada Putusan Nomor 141/Pdt.G/2023/PN Jkt.Sel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan kontrak berperan penting dalam menentukan hak penyewa, di mana Akta Perjanjian Sewa Menyewa No. 17 secara hukum sah, tetapi pengadilan tetap mengesahkan pemutusan kontrak. Penyewa yang mengalami pemutusan kontrak sepihak memiliki opsi penyelesaian sengketa melalui negosiasi, mediasi, atau litigasi, dengan gugatan wanprestasi sebagai jalur utama dalam pembuktian hukum. Namun, pengadilan tetap memutuskan bahwa perjanjian telah berakhir secara sah, sehingga penyewa kehilangan haknya atas lahan tersebut. Berdasarkan analisis ini, disarankan agar pemerintah melakukan reformasi regulasi terkait sewa lahan, pengadilan memperkuat mekanisme mediasi sebelum litigasi, serta penyewa memastikan adanya klausul perlindungan dalam kontrak untuk menghindari pemutusan kontrak secara sepihak. Penelitian ini juga merekomendasikan studi lebih lanjut mengenai efektivitas penyelesaian sengketa alternatif dan usulan kebijakan hukum yang lebih spesifik untuk memperkuat perlindungan penyewa dalam sistem hukum agraria di Indonesia.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pemutusan sepihak, sewa-menyewa lahan, kepastian hukum, wanprestasi, mekanisme penyelesaian sengketa
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Mahlil Muhammad, S.IP
Date Deposited: 15 Oct 2025 08:16
Last Modified: 15 Oct 2025 08:16
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17721

Actions (login required)

View Item View Item