Emosi Tokoh Semesta Dan Mentari Dalam Novel “Peluk Untuk Semesta” Karya Tamara Biliski (Kajian Psikologi Sastra)

IDRIS SAPUTRA, . (2025) Emosi Tokoh Semesta Dan Mentari Dalam Novel “Peluk Untuk Semesta” Karya Tamara Biliski (Kajian Psikologi Sastra). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER DLL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (642kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emosi yang dialami oleh tokoh Semesta dan Mentari dalam novel Peluk Untuk Semesta karya Tamara Biliski. Fokus penelitian adalah untuk menjelaskan jenis-jenis emosi yang muncul serta bagaimana emosi tersebut memengaruhi karakter dan alur cerita. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara rinci dan sistematis pengalaman emosional tokoh berdasarkan pengklasifikasian emosi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah psikologi sastra dengan teori David Krech sebagai landasan analisis emosi. Data penelitian berupa teks novel Peluk Untuk Semesta yang dijadikan sumber utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan membaca dan mencatat bagian-bagian novel yang mengandung ekspresi emosi tokoh Semesta dan Mentari. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat tujuh klasifikasi emosi yang dialami oleh kedua tokoh, yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian, dan cinta. Pada tokoh Semesta, emosi cinta muncul paling dominan dan seringkali menjadi motivasi utama dalam tindakannya, sedangkan pada tokoh Mentari, emosi kesedihan lebih sering muncul dan menggambarkan pergolakan batin yang dialaminya. Temuan ini menunjukkan bahwa walaupun kedua tokoh mengalami jenis emosi yang sama, intensitas dan frekuensi kemunculan emosi tersebut berbeda, sehingga memberikan gambaran yang khas dan mendalam mengenai pengalaman emosional masing-masing tokoh. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian sastra, khususnya dalam memahami hubungan antara emosi dan perkembangan karakter dalam novel. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan studi psikologi sastra dan analisis karakter dalam karya fiksi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 30 Sep 2025 09:02
Last Modified: 30 Sep 2025 09:02
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17579

Actions (login required)

View Item View Item