Peran Pencak Silat Jalan Enam Pengasinan Sebagai Media Edukasi Pembentuk Karakter Generasi Z Di Kota Depok

Fitrah Febri Salam, . (2025) Peran Pencak Silat Jalan Enam Pengasinan Sebagai Media Edukasi Pembentuk Karakter Generasi Z Di Kota Depok. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
FILE BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text
FILE BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[img] Text
FILE BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text
FILE BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (480kB)
[img] Text
FILE BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text
FILE JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (335kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana Pencak Silat Jalan Enam Pengasinan berperan sebagai media edukasi dalam membentuk karakter generasi Z di Kota Depok. Latar belakang penelitian ini didasari oleh urgensi pendidikan karakter di era digital, di mana generasi muda menghadapi tantangan nilai dan identitas diri. Pencak silat sebagai warisan budaya takbenda Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang berpotensi menjadi sarana pendidikan karakter nonformal yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tiga kelompok informan, yaitu pelatih, peserta Gen Z, dan orang tua. Analisis data dilakukan dengan metode open coding, axial coding, dan selective coding. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber, member check, dan audit melalui pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pencak Silat Jalan Enam Pengasinan berperan sebagai media simbolik pembentukan karakter melalui simbol-simbol seperti salam, formasi, jurus, dan praktik pembiasaan yang sistematis. Nilai-nilai karakter yang terbentuk meliputi disiplin, tanggung jawab, kepercayaan diri, solidaritas, dan rasa hormat. Proses internalisasi nilai dilakukan melalui pengalaman langsung, refleksi nilai, pembelajaran kolaboratif, serta adaptasi pelatihan yang sesuai dengan karakteristik generasi Z (seperti penggunaan media digital, latihan kolosal, dan silat bercerita). Para peserta mengalami transformasi kepribadian yang signifikan: dari pendiam menjadi percaya diri, dari kurang disiplin menjadi mandiri, serta mampu bekerja sama dan menghargai sesama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencak silat bukan hanya kegiatan fisik, melainkan juga berfungsi sebagai kurikulum tersembunyi dalam pendidikan karakter. Temuan ini menguatkan peran pendidikan nonformal berbasis budaya lokal sebagai alternatif pembentukan karakter yang relevan, kontekstual, dan efektif.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pencak Silat, Pendidikan Karakter, Generasi Z, Media Edukasi, Pendidikan Nonformal
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 09 Sep 2025 04:16
Last Modified: 09 Sep 2025 04:16
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17363

Actions (login required)

View Item View Item