Rancang Bangun Alat Penyiram Dan Pemberi Nutrisi Tanaman Berbasis Iot Dengan Sensor Kelembaban Tanah

SANDYA ALBAKO, . (2025) Rancang Bangun Alat Penyiram Dan Pemberi Nutrisi Tanaman Berbasis Iot Dengan Sensor Kelembaban Tanah. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
FILE COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (894kB)
[img] Text
FILE BAB (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (20kB)
[img] Text
FILE BAB (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB)
[img] Text
FILE BAB (3).pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB)
[img] Text
FILE BAB (4).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
FILE BAB (5).pdf
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[img] Text
Edit Ankidz SANDYA - EDIT JPT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

RANCANG BANGUN ALAT PENYIRAM DAN PEMBERI NUTRISI TANAMAN BERBASIS IOT DENGAN SENSOR KELEMBABAN TANAH Penyiraman dan pemberian nutrisi tanaman secara konvensional sering kali memiliki banyak kelemahan yang menjadi kendala dalam pemeliharaan tanaman. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengembangkan sistem penyiraman dan pemberian nutrisi tanaman berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah (Capacitive Soil Moisture) dan sensor DHT11 untuk mengukur kelembaban serta suhu udara. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pertumbuhan tanaman dan penggunaan sumber daya air. Data yang diperoleh dari sensor dikirimkan secara real-time melalui aplikasi Blynk. Pengujian dilakukan untuk mengukur reaksi sistem terhadap perubahan kelembaban pada tanah, kelembaban pada udara, dan suhu pada udara. Data dikumpulkan dengan mencatat hasil pengukuran sensor serta mendokumentasikan proses dan hasil pengujian alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kelembaban udara dan suhu bekerja dengan tingkat akurasi yang tinggi. Tingkat kesalahan (error) yang tercatat cukup kecil, yaitu 1,52% pada pengujian suhu sensor DHT11, 1,76% pada pengujian kelembaban sensor DHT11, dan 2,53% pada pengujian sensor kelembaban tanah. Sistem ini mampu menyiram tanaman secara otomatis ketika kelembaban tanah kurang dari 50% RH dan berhenti saat lebih dari 50% RH, yang berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengoptimalkan penyiraman tanaman serta memberikan kendali yang efisien bagi pengguna.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 09 Aug 2025 04:05
Last Modified: 09 Aug 2025 04:05
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17228

Actions (login required)

View Item View Item