Menurunkan Penyebab Reject Assembly Motor Pada Produk Jet Pump Menggunakan Metode SQC Dan FMEA Di PT.Tirta Intimizu Nusantara

Muhamad Jundi Alnail, . (2024) Menurunkan Penyebab Reject Assembly Motor Pada Produk Jet Pump Menggunakan Metode SQC Dan FMEA Di PT.Tirta Intimizu Nusantara. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB)

Abstract

PT. Tirta Intimizu Nusantara menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga kualitas dalam perakitan pompa motor, dengan rata-rata cacat produk mencapai 6% pada tahun 2022–2023. Tingginya tingkat cacat ini tidak hanya meningkatkan biaya produksi, tetapi juga menurunkan efisiensi operasional dan berisiko mengurangi kepercayaan pelanggan. Studi ini sangat penting dalam konteks kontrol kualitas dan efisiensi produksi, mengingat peran sentral kualitas produk dalam daya saing industri yang semakin ketat. Dengan menerapkan pengendalian mutu statistik (SQC) dan analisis mode dan efek kegagalan (FMEA), penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama cacat dan memberikan solusi perbaikan yang efektif. Analisis SQC mengidentifikasi cacat umum seperti kesalahan penyambungan kabel, Pendorong macet, material yang tidak sesuai, dan kebocoran segel-M. FMEA menilai risiko berdasarkan nomor prioritas risiko (RPN), mengungkap bahwa kurangnya pelatihan teknis, pengawasan lemah, dan kurangnya pemeliharaan mesin merupakan faktor utama penyebab cacat. Solusi yang diterapkan, termasuk pelatihan pekerja, peningkatan pengawasan, dan pemeliharaan rutin, berhasil menurunkan tingkat cacat mendekati target maksimal 3% per bulan dalam periode Januari hingga November 2024. Temuan ini menunjukkan bahwa metode SQC dan FMEA efektif dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi, serta memberikan wawasan berharga untuk diterapkan dalam konteks industri lainnya. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk riset lebih lanjut tentang inovasi dalam teknik kontrol kualitas dan strategi yang lebih dalam tentang manajemen proses produksi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Mutu Statistik (SQC), Analisis Mode dan Efek Kegagalan (FMEA),Produk Cacat
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Yeni Ratnasari
Date Deposited: 31 Jul 2025 07:34
Last Modified: 31 Jul 2025 07:34
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/17192

Actions (login required)

View Item View Item