Pra Rancangan Pabrik Selulosa Asetat Dari Kulit Buah Kakao Dengan Ekstraksi Menggunakan Solvent Proses Kapasitas 200.000 Ton/Tahun

Eka, . and Mariska Putri Amalia, . and Meyke Rachmawati, . (2024) Pra Rancangan Pabrik Selulosa Asetat Dari Kulit Buah Kakao Dengan Ekstraksi Menggunakan Solvent Proses Kapasitas 200.000 Ton/Tahun. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (352kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text
JOURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (635kB)

Abstract

Prarancangan pabrik pembuatan selulosa asetat ini direncanakan berproduksi dengan kapasitas 200.000 ton/tahun. Proses yang digunakan dalam pembuatan adalah Solvent Process. Pada proses ini dihasilkan Selulosa Asetat dengan tingkat kemurnian 99,7%. Pabrik direncanakan berLokasi di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Morowali, Kecamatan Bahodopi, dengan luas lahan 27.480 m2 Alur proses yang berlangsung pada proses pembuatan selulosa asetat dengan menggunakan proses solvent process yaitu potongan kulit buah kakao yang sudah dihancurkan akan diektraksi untuk diambil selulosanya. Pada proses ekstraksi ditambahkan larutan Ethanol digunakan untuk melarutkan lignin didalam kulit buah kakao. Pulp hasil ekstraksi kemudian dicuci di Rotary Washer I untuk dicuci. Setelah itu, pulp akan dipindahkan menuju tangki bleaching. Larutan NaOCL ditambahkan untuk menghilangkan sisa lignin dari proses ektraksi sebelumnya. Lalu pulp dialirkan menuju Rotary Washer II untuk dicuci dari NaOCl. Setelah itu dikeringkan menggunakan Rotary Dryer dan pulp dibawa ke tangki Pencampur untuk aktivasi pulp menggunakan asam asetat glasial. Pulp yang telah diaktivasi dibawa menuju reaktor asetilasi dan ditambahkan reaktan asetat anhidrid. Juga selanjutnya ditambahkan katalis asam sulfat. Setelah itu dialirkan menuju cooler untuk diturunkan suhunya, dan dialirkan kembali menuju centrifuge untuk memisahkan antara padatan selulosa asetat dari fase cairnya dan dimasukkan ke Rotary Dryer II sebelum dialirkan menuju blow box untuk diturunkan suhunya. Produk dari blow box dibawa dengan menggunakan bucket elevator menuju Gudang penyimpanan. Dari hasil utilitas yang didapatkan total kebutuhan listrik yaitu 43,996 kW, total steam yang dibutuhkan 76,485,88 kg/jam, kebutuhan bahan bakar yaitu 727,273 ltr/hari dan total kebutuhan air yang diperlukan 149.205,15 kg/jam.Ditinjau dari segi ekonomi, pabrik ini membutuhkan biaya produksi sebesar Rp 502, 031,499,355 dengan total penjualan sebesar Rp 11.450.485.715.058 Analisis ekonomi pabrik ini menunjukkan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 143.234.715.630.755 dan keuntungan setelah pajak sebesar Rp 107.426.063.723.081. Universitas Pamulang xii Presentase ROI sebelum pajak sebesar 19,07% , dan ROI setelah pajak sebesar 14,30 %. Nilai POT sebelum pajak adalah 1,49 tahun dan POT sesudah pajak adalah 1,96 tahun. BEP sebesar 40,84 % dan SDP sebesar 26,53 % kapasitas produksi. Berdasarkan data analisis ekonomi tersebut, maka pabrik pembuatan selulosa asetat ini layak untuk dilanjutkan ketahap rancangan

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kulit Kakao, Selulosa Asetat , Asetat Anhidrid
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Yeni Ratnasari
Date Deposited: 17 Jul 2025 02:12
Last Modified: 17 Jul 2025 07:44
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16942

Actions (login required)

View Item View Item