Mohammad Wahyudi, . (2025) Politik Pembungkaman Bahasa Dalam Novel Cadl: Sebuah Novel Tanpa Huruf E Karya Triskaidekaman (Kajian Sosiologi Sastra). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (47kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (39kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji fenomena pembungkaman bahasa dalam novel “CADL: Sebuah Novel Tanpa Huruf E” karya Henny Triskaidekaman. Novel tersebut bercerita tentang sebuah negara fiksi bernama Wiranacita yang dipimpin oleh diktator Zaliman Yang Mulia, yang membuat kebijakan melarang penggunaan huruf "E". Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk menganalisis bagian-bagian novel seperti narasi, dialog, dan deskripsi. Pendekatan ini melihat tiga aspek penting: latar belakang pengarang, isi karya sastra, dan dampaknya terhadap pembaca. Hasil penelitian menemukan bahwa pelarangan huruf "E" dalam novel ini menggambarkan bagaimana penguasa dapat menggunakan bahasa sebagai alat kontrol yang menyebabkan ketidakadilan sosial dan pembatasan akses informasi. Huruf "E" dijadikan simbol kebebasan yang dirampas, sementara tokoh utama bernama Lamin digambarkan sebagai sosok yang berani melawan sistem yang menindas. Novel ini merupakan kritik terhadap pemerintahan yang otoriter yang mengekang hak-hak dasar manusia, terutama kebebasan berbicara dan berekspresi. Penelitian ini membantu kita memahami bagaimana karya sastra dapat menjadi media untuk mengkritik kondisi sosial dan politik, serta memberi gambaran tentang hubungan antara kekuasaan, perlawanan, dan kebebasan berekspresi dalam sistem pemerintahan yang otoriter.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pembungkaman bahasa, sosiologi sastra, otoritarianisme, kebebasan berekspresi |
| Subjects: | P Language and Literature > PK Indo-Iranian |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 14 Jul 2025 10:25 |
| Last Modified: | 14 Jul 2025 10:25 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16883 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
