Thania Rachmanie Imanissa Putri, . (2025) Implementasi One Stop Service Dalam Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual (Studi Pada UPTD PPA Kabupaten Lebak). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (303kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (165kB) |
Abstract
Kekerasan seksual merupakan permasalahan yang serius dan harus segera diselesaikan negara harus memberikan perhatian khusus untuk permasalahan tersebut, terlebih kekerasan seksual yang dilakukan terhadap anak. Di Kabupaten Lebak kasus kekerasan seksual terbilang cukup tinggi, negara melalui UPTD PPA Kabupaten Lebak hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual. UPTD PPA hadir dengan sistem pelayanan baru yang bersifat one stop service. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi mekanisme one stop service yang diberikan UPTD PPA dalam memberikan perlindungan kepada anak korban kekerasan seksual yang ada di kabupaten lebak serta untuk mengetahui upaya apa saja yang dapat dilakukan oleh UPTD PPA Kabupaten Lebak untuk mengurangi faktor-faktor yang menghambat implementasi mekanisme one stop service tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis-Empiris atau disebut dengan penelitian lapangan yaitu mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta apa yang terjadi dalam kenyataannya di masyarakat. Oleh karena itu sebagai sumber datanya penulis menggunakan sumber data primer yang diperoleh langsung dari sumber pertama yang terkait dengan penelitian ini, dan juga data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahak hukum tersier. Dalam penelitian tersebut, penulis mendapatkan hasil bahwa UPTD PPA Kabupaten lebak sudah menerapkan mekanisme one stop service dalam pelayanan dan perlindungan yang diberikan terhadap korban kejahatan, model one stop service yang digunakan pada UPTD PPA Kabupaten Lebak adalah model True-One stop yaitu model pelayanan yang mengintegrasikan berbagai jenis pelayanan dan melibatkan berbagai kewenangan. Karena dalam realisasinya, UPTD PPA bekerjasama dengan seluruh stakeholder guna mendukung pelayanan yang bersifat one stop service tersebut. Kedua Upaya untuk mengurangi faktor-faktor penghambat dalam penerapan mekanisme one stop service pada UPTD PPA kabupaten lebak belum mendapatkan perhatian secara khusus, terutama dalam hal anggaran dan sumber aya manusia. Sementara ini, UPTD PPA Kabupaten Lebak memaksimalkan sumber daya yang ada untuk memberikan pelayanan dan perlindungan bagi korban, khususnya anak korban kekerasan seksual.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | One Stop Service, Perlindungan Anak, Kekerasan Seksual |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | miko |
| Date Deposited: | 27 May 2025 07:54 |
| Last Modified: | 27 May 2025 07:54 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16660 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
