Dampak Signifikan Dalam Regulasi Mengenai Hak Pensiun Pekerja Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja(Studi Pada Pt. Gaya Indah Kharisma Kota Tangerang)

M. Sobirin, . (2025) Dampak Signifikan Dalam Regulasi Mengenai Hak Pensiun Pekerja Dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja(Studi Pada Pt. Gaya Indah Kharisma Kota Tangerang). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (42kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (330kB)

Abstract

Pensiun merupakan masa dimana seorang pegawai tidak lagi aktif di pekerjaanya. Penghasilan tetap yang diperoleh saat bekerja tidak diperoleh lagi dimasa pensiun. Keadaan tanpa penghasilan tetap ini dialami seseorang karena beberapa sebab yaitu memasuki usia tak produktif, kematian, berhenti bekerja sebelum usia pensiun, cacat yang mengakibatkan tidak bisa bekerja lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak signifikan dari perubahan regulasi mengenai hak pensiun pekerja dengan perjanjian kerja tidak tetap yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Perubahan regulasi di dalam undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, masalah pemutusan hubungan kerja terdapat beberapa jenis-jenis pemutusan hubungan kerja diantaranya adalah pemutusan hubungan kerja karena pekerja atau buruh meninggal dunia, pemutusan hubungan kerja atas kemauan pekerja atau buruh, pemutusan hubungan kerja oleh pengusaha serta pemutusan hubungan kerja karena putusan pengadilan. Pemutusan hubungan kerja oleh pengusaha atau perusahaan dapat terjadi salah satunya karena Pensiun. Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja atau pekerja karena telah memasuki usia pensiun. Sebagaimana telah diatur pada Pasal 167 ayat (1) Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, akan tetapi tidak diatur secara tegas dan jelas pada usia berapa bagian batas usia pensiun dapat berlaku. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris, menggabungkan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak perusahaan dan perwakilan serikat pekerja serta pekerja yang sudah memasuki usia pensiun, serta data sekunder dari kajian literatur hukum dan peraturan ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan baru mengenai hak pensiun pekerja tetap menghadapi tantangan, terutama terkait dengan penyesuaian kebijakan internal perusahaan agar sesuai dengan regulasi yang baru. Selain itu serikat pekerja memainkan peran penting dalam melindungi hak pensiun pekerja tetap, dengan mamastikan bahwa penerapan kebijakan tersebut memenuhi standar kesejahteraan yang layak bagi pekerja yang sudah memasuki usia pensiun.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: hak pensiun pekerja, regulasi ketenagakerjaan, Undang-Undang Cipta Kerja
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: miko
Date Deposited: 24 May 2025 04:07
Last Modified: 24 May 2025 04:07
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16653

Actions (login required)

View Item View Item