Tinjauan Yuridis Kepemilikan Senjata Tajam Tanpa Hak Pada Pelaku Anak Di Bawah Umur (Putusan Pn Purwokerto Nomor Xx/Pid.Sus-Anak/2022/Pn Pwt)

SUPRAYOGA PRATAMA, . (2025) Tinjauan Yuridis Kepemilikan Senjata Tajam Tanpa Hak Pada Pelaku Anak Di Bawah Umur (Putusan Pn Purwokerto Nomor Xx/Pid.Sus-Anak/2022/Pn Pwt). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER DLL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (770kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text
JURNAL-SUPRAYOGAPRATAMA-201010250225-ILMUHUKUM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)

Abstract

Tindak pidana yang dilakukan oleh anak di bawah umur menjadi salah satu kasus yang meresahkan bagi masyarakat. Ketidakstabilan dalam pengendalian emosional menjadi salah satu faktor adanya kasus kenakalan remaja. Dengan adanya geng motor yang berkeliling dengan membawa senjata tajam dikhawatirkan tawuran yang akan meresahkan masyarakat. Dalam perkara ini, pelaku anak yang terbukti memiliki senjata tajam tanpa izin yang sah, melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan yuridis terhadap kepemilikan senjata tajam tanpa hak oleh pelaku anak di bawah umur berdasarkan Putusan PN Purwokerto Nomor xx/Pid.Sus-Anak/2022/PN Pwt. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah: Pertama. Apa akibat hukum bagi pelaku anak di bawah umur terhadap tindak pidana kepemilikan senjata tajam tanpa hak? Kedua. Bagaimana penerapan hukum di Indonesia terhadap pelaku anak di bawah umur atas tindak pidana kepemilikan senjata tajam tanpa hak? Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan senjata tajam oleh pelaku anak di bawah umur dianggap sebagai tindak pidana karena bertentangan dengan aturan hukum positif. Hakim dalam putusannya mempertimbangkan aspek keadilan restoratif dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaku anak dijatuhi hukuman yang bersifat mendidik dan bertujuan untuk rehabilitasi, sesuai dengan Pasal 71 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Kesimpulannya, putusan pengadilan telah mengedepankan perlindungan hukum bagi pelaku anak dengan tetap menjunjung prinsip keadilan. Rekomendasi penelitian ini mencakup perlunya peningkatan program rehabilitasi, pengawasan ketat terhadap penjualan senjata tajam, serta kolaborasi multisektoral untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara positif. Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalisasi kasus serupa di masa depan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 20 May 2025 07:42
Last Modified: 20 May 2025 07:42
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16633

Actions (login required)

View Item View Item