RENI LIBIYA, . (2025) Tinjauan Yuridis Wanprestasi Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Terhadap Peralihan Kredit Yang Masih Dibebankan Hak Tanggungan (Studi Kasus Kantor Notaris Kristy Sada Perarih Sinulingga, s.h.,m.kn). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (118kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (43kB) |
|
|
Text
TEMPLATE JURNAL PENA HUKUM 2_NEW.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) |
Abstract
Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang berhubungan dengan kegiatan transaksi jual-beli tanah, Kebanyakan orang seringkali menyamakan PPJB dengan akta tanah, padahal kedua hal ini sangat berbeda. PPJB bertujuan untuk mengikat kedua belah pihak secara sementara dan mencegah satu properti atau Tanah dan Bangunan dibeli oleh orang lain atau pihak ketiga.Notaris yang mempunyai kewenangan untuk mengesahkan dan membuat suatu akta otentik atas peralihan hak guna mendapatkan keaslian dan legalitas atas peralihan hak tersebut, sehingga PPJB tersebut dibuat dalam bentuk Akta. Adapun permasalah dalam skripsi ini adalah Apa akibat hukum dan mekanisme pembuatan Akta PPJB atas terjadinya wanprestasi, Bagaimana perlindungan hukum terhadap para pihak yang melakukan jual beli tanah/rumah yang sedang masih dibebankan Hak Tanggungan Metode Penelitian yang digunakan adalah mengunkan penelitian empiris. Dalam praktiknya, pelaksanaan perjanjian dapat mengalami berbagai kendala. Salah satu kendala utama adalah ketidaksesuaian interpretasi terhadap isi perjanjian oleh masing-masing pihak. Wanprestasi ini dapat memicu berbagai konsekuensi hukum, seperti pembayaran ganti rugi, pembatalan perjanjian, atau pelaksanaan secara paksa melalui pengadilan. Kasus ini melibatkan wanprestasi dalam suatu Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang berkaitan dengan peralihan hak atas tanah dan bangunan yang masih dibebani Hak Tanggungan di Perumahan Cottonwood, Cileungsi, Bogor. Dalam jual beli properti yang masih dibebani Hak Tanggungan, PPJB digunakan sebagai bentuk perjanjian pendahuluan sebelum Akta Jual Beli (AJB) dapat dibuat. penjual yang memiliki properti yang dibebani Hak Tanggungan tetap bisa melakukan jual beli dengan PPJB, selama pembeli mengetahui adanya beban Hak Tanggungan dan sepakat untuk melanjutkan pembayaran kredit.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 15 May 2025 10:03 |
| Last Modified: | 15 May 2025 10:03 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16619 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
