MULYATI DEWI, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Yang Mengalami Kerugian Dalam Transaksi Jual Beli Secara Online (E-Commerce) Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Pt. Sumber multi sejahtera). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) |
|
|
Text
FILE BAB (1).pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
FILE BAB (2).pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) |
|
|
Text
FILE BAB (3).pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
FILE BAB (4).pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
FILE BAB (5).pdf Restricted to Registered users only Download (74kB) |
|
|
Text
MULYATI DEWI, 201010200100, FAKULTAS HUKUM.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
Abstract
Dengan kemajuan teknologi, industri dan perdagangan terus berkembang secara nasional dan internasional. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pasar perdagangan memiliki berbagai barang dan jasa. Salah satu kemajuan adalah transaksi elektronik atau E�Commerce. Namun, ada efek negatif dari kemajuan ini, seperti penipuan dan pelanggaran hak pelaku usaha, contohnya PT. Sumber Multi Sejahtera yang dirugikan oleh konsumen di platform Online. Dalam hal ini PT. Sumber Multi selaku pelaku usaha yang mengalami kerugian yang dimana tidak mendapatkan hak sebagaimana mestinya dalam transaksi e-commerce yang ditimbulkan dari adanya ketidaksesuaian pembayaran yang dilakukan oleh pembeli. Metode Penelitian yang digunakan adalah Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu jenis penelitian Hukum Empiris. Hasil penelitian menunjukan dalam pasal 6 Undang�Undang Nomor 8 Tahun 1999 pasal 6 tentang perlindungan konsumen menjelaskan mengenai hak-hak daripada pelaku usaha yaitu: hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/atau jasa yang diperdagangkan, hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik, hak untuk melakukan pembelaan diri sepatutnya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen; hak untuk rehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh barang dan/atau jasa yang diperdagangkan, hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya. Dalam penyelesaian sengketa konsumen menurut Undang- Undang Perlindungan Konsumen yaitu dengan cara melalui atau di pengadilan (litigasi) atau melalui di luar pengadilan (non litigasi). Penyelesaian litigasi melalui lembaga peradilan umum dan non litigasi dapat melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 30 Apr 2025 08:19 |
| Last Modified: | 30 Apr 2025 08:19 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16565 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
