Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Pencabulan Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak ( Studi Kasus Di Uptd Ppa Kota Tangerang Selatan )

INTAN PUSPITA SARI, . (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Pencabulan Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak ( Studi Kasus Di Uptd Ppa Kota Tangerang Selatan ). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img] Text
INTAN PUSPITA SARI JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)

Abstract

Salah satu jenis kekerasan seksual yang sering terjadi terhadap anak yaitu pencabulan. Istilah pencabulan sendiri tidak dapat ditemukan dalam peraturan perundang-undangan yang ada di indonesia. Kejahatan pencabulan yang terjadi saat ini memiliki arti yaitu kejahatan terhadap norma kesopanan maupun kesusilaan atau bisa disebut juga dengan kejahatan seksual, baik pelecehan seksual, pencabulan, maupun pemerkosaan.Unit pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Anak diamanatkan oleh pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak untuk memberikan penanganan, perlindungan, serta mengembalikan hak-hak anak yang menjadi korban tindak pidana pencabulan. Adapun permasalahan dalam skripsi ini ialah Bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana Pencabulan di UPTD PPA Kota Tangerang Selatan dan Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana Pencabulan di UPTD PPA Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan menggunakan data primer dengan metode wawancara dan data sekunder yaitu data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan. Analisis data dilakukan dengan cara analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa UPTD PPA Tnagerang Selatan telah melaksanakan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pencabulan namun kinerja dilapangan masih belum optimal dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan dalam pelaksanaan perlindungan terhadap anak korban pencabulan. Dalam artian mengalami beberapa kendala, selain itu pihak UPTD PPA Tangerang Selatan telah melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi kembali tindakan kekerasan seksual.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 26 Apr 2025 03:42
Last Modified: 26 Apr 2025 03:42
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16554

Actions (login required)

View Item View Item