EVA NURSAFITRI, . (2025) Analisis Yuridis Dispensasi Nikah Berdasarkan Perspektif Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan (Analisis Penetapan Pengadilan Agama Sijunjung Nomor 203/Pdt.P/2023/Pa.Sjj). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
FILE COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (883kB) |
|
|
Text
FILE BAB (1).pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text
FILE BAB (2).pdf Restricted to Registered users only Download (332kB) |
|
|
Text
FILE BAB (3).pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
|
|
Text
FILE BAB (4).pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
|
|
Text
FILE BAB (5).pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
|
|
Text
JURNAL EVA NURSAFITRI-ANALISIS YURIDIS DISPENSASI NIKAH BERDASARKAN PERPEKTIF UU PERKAWINAN.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) |
Abstract
Putusan Pengadilan Agama Sijunjung Nomor 203/Pdt.P/2023/PA.SJJ mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang menetapkan bahwa "Perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria dan pihak wanita sudah mencapai usia 19 (sembilan belas) tahun." Dalam perkara ini, calon mempelai perempuan berusia 15 tahun 7 bulan, yang tidak memenuhi syarat usia minimal untuk melaksanakan perkawinan. Perkawinan antara calon mempelai laki�laki dan perempuan tidak dapat dilaksanakan karena keduanya belum mencapai usia 19 tahun. Namun, pemohon mengajukan permohonan dispensasi nikah dengan alasan telah berpacaran selama satu tahun, tidak melanjutkan pendidikan, dan khawatir anak-anak terlibat dalam perilaku tidak diinginkan tanpa ikatan perkawinan yang sah. Adapun menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana permohonan dispensasi nikah dalam Penetapan Pengadilan Agama 203/Pdt.P/2023/PA. SJJ berdasarkan perspektif Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan pertimbangan hakim terkait alasan mendesak dalam Penetapan Pengadilan Agama Sijunjung Nomor 203/Pdt.P/2023/PA.SJJ. Untuk menjawab permasalahan tersebut menggunakan metode penelitian normatif dengan menggunakan data Peraturan Perundang-Undangan, Putusan Pengadilan, literatur buku, jurnal dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika alasan dan bukti yang diajukan pemohon tidak cukup kuat, keputusan hakim dapat dipertanyakan dari segi legalitas dan keadilan. Ketaatan terhadap hukum dan prinsip keadilan harus menjadi landasan dalam setiap pertimbangan hakim untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan. Meskipun terdapat ketentuan usia minimal, pengadilan dapat memberikan dispensasi demi melindungi hak dan kesejahteraan anak-anak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 19 Apr 2025 03:50 |
| Last Modified: | 19 Apr 2025 03:50 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
