Praktek Jual Beli Salam Pada Hasil Pertanian Menurut Fatwa Dsn-Mui Nomor 05/Dsn-Mui/Iv/2000 (Studi Kasus Di Desa Cikeusik Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten)

ANIS PATONAH, . (2025) Praktek Jual Beli Salam Pada Hasil Pertanian Menurut Fatwa Dsn-Mui Nomor 05/Dsn-Mui/Iv/2000 (Studi Kasus Di Desa Cikeusik Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (406kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (416kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI ANIS PATONAH (201010250016)..pdf
Restricted to Registered users only

Download (274kB)

Abstract

Perdagangan adalah aktivitas jual beli antar individu, hal ini tentu saja tidak lepas dari adanya praktek muamalah, Dalam hukum Islam, perdagangan pesanan dikenal dengan istilah ba'i as-salam, yaitu memberikan sesuatu yang ditangguhkan penerimaannya, atau menjual suatu barang yang sudah jelas ciri-cirinya. Desa Cikeusik yang terletak di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten merupakan salah satu tempat yang mempraktekkan akad salam. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Kategori Jual Beli Salam Menurut Hukum Islam dan Bagaimana tinjaun hukum Islam terhadap jual beli padi dengan sistem tebasan di Desa Cikeusik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana klasifikasi jual beli salam menurut hukum Islam dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap jual beli hasil pertanian dengan sistem tebasan di Desa Cikeusik, berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Yuridis Empiris, memadukan studi lapangan dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli padi dengan sistem tebasan di desa tersebut memiliki beberapa kesesuaian dengan prinsip jual beli salam menurut hukum Islam, namun juga terdapat pelanggaran terhadap aturan syariah seperti ketidakpastian jumlah hasil panen (gharar) dan tidak adanya dokumentasi tertulis dalam transaksi. Berdasarkan analisis, diperlukan edukasi dan regulasi lebih lanjut agar praktik ini dapat sejalan dengan prinsip Islam dan menghindari sengketa di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan literatur hukum Islam dan manfaat praktis bagi masyarakat serta pemangku kepentingan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 11 Apr 2025 12:14
Last Modified: 11 Apr 2025 12:14
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16497

Actions (login required)

View Item View Item