MUHAMMAD FERDIYANSYAH SAPUTRO, . (2025) Beban Pembuktian Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Ditinjau Dari Pasal 340 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor: 245/Pid.B/2021/Pn.Cjr). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (876kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (40kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (98kB) |
|
|
Text
jurnal ferdiyansyah.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
Abstract
Tindak pidana adalah perbuatan yang melanggar yang di atur oleh hakim yang diancam dengan sanksi pidana, sebagai kejahatan terhadap nyawa yang pengaturannya secara khusus diatur dalam Bab XIX KUHP yang terdiri dari 13 Pasal yakni Pasal 338 sampai dengan Pasal 350. Pembunuhan berencana atau moord merupakan salah satu bentuk dari kejahatan terhadap nyawa yang diatur dalam Pasal 340 KUHP. Lalu dengan adanya sistem peradilan pidana ini para penegak hukum juga dituntut untuk melaksanakan tugas dan fungsinya baik dan seadil-adilnya terutama memberikan ketupusan hukum yang dalam hal ini tugas tersebut ada pada diri seorang hakim. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Bagaimana penerapan unsur-unsur tindak pidana pelaku pembunuhan beencana berdasarkan pasal 340 KUHP? 2. Bagaimana pertimbangan hakim terhadap pelaku pidana pembunuhan berencana sesuai dari Analisi Putusan Mahkamah Agung Nomor 245/Pid.B/2021/PN.Cjr?. Tujuan penelitian.1 untuk mengetahui penerapan hukum pidana terhadap pembunuhan berencana yang dilakukan oleh pelaku dalam Putusan Nomor 245/Pid.B/2021/PN.Cjr. Teori yang penulis gunakan dalam penelitian skripsi ini yakni teori negara hukum dan teori pidana dan pemidanaan. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian yuridus normatif. Penulis menggunakan Undang-Undang Doktrin sebagai pisau analisis. Hasil penelitian skripsi ini yaitu dalam penerapan unsur-unsur Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dalam perkara ini adalah sudah tepat. Sebab Menurut R. Abdoel Djamil, peristiwa pidana yang juga disebut tindak pidana delict ialah suatu perbuatan atau rangkaian perbuatan yang dapat dikenanakan hukuman pidana. Kemudian berdasarkan ast pertimbangan hakim memutus hukuman bagi terdakwa yakni hukuman pidana penjara selama 17 tahun. Sementara itu dalam Pasal 340 KUHP dijelaskan bahwa pelaku kejahatan pembunuhan berencana dapat diancam dengan hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu selama 20 tahun. Berdasarkan teori pidana dan pemidanaan apabila dihubungkan dengan hasil putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim dalam menjatuhkan hukuman pidana selama 17 tahun adalah kurang tepat, dan harus memberikan efek jera bagi pelaku..
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 10:39 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 10:39 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16483 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
