Saepuloh, . (2024) Peralihan Hutang (Subrogasi) Atas Objek Tanah Yang Dikuasai Oleh Para Pihak Lain.(Analisa Pada Putusan Nomor 179/PDT/2023/PT. BTN). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (886kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (40kB) |
|
|
Text
JURNAL .pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memahami dan menganalisis bagaimana proses pengalihan utang dengan mekanisme subrogasi Dalam proses peralihan hak atas subrograsi sudah diatur dalam hukum perdata dan tidak bisa dilerpaskan dalam praktek-praktek dilapangan dengan transaksi perbankan ataupun yang lainnya, dalam teori dasar subrograsi Subrogasi adalah penggantian kedudukan kreditur oleh pihak ketiga, penggantian itu terjadi dengan pembayaran yang diperjanjikan ataupun karena ditetapkan oleh undang- undang (Pasal 1400 KUHPerdata). Apabila seorang pihak ketiga melunaskan utang seorang debitur kepada krediturnya yang asli, maka lenyaplah hubungan hukum anatara debitur dengan kreditur asli. Akan tetapi, pada saat yang sama hubungan hukum tadi beralih kepada pihak ketiga yang melakukan pembayaran kepada kreditur asli, dengan pembayaran tersebut maka perikatan itu sendiri tidak lenyap, tetapi yang terjadi ialah pergeseran kedudukan kreditur kepada orang lain. Subrogasi dapat lahir karena perjanjian maupun undang-undang.. Selanjutnya untuk memahami dan menganalisis bagaimana pertimbangan hakim terhadap pemutusan gugatan perdata dalam perkara Nomor 179/PDT/2023/PT.Btn dengan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 138/Pdt.G/2023/PN. Tng. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Yuridis-Normatif dalam arti merupakan penelitian hukum doktrinal, yaitu penelitian yang dikonsepkan sebagai apa yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan atau hukum dikonsepkan sebagai kaidah atau norma yang merupakan norma atau patokan perilaku manusia yang dianggap pantas. Oleh karena itu sebagai sumber datanya hanyalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, atau data tersier. Namun dalam penelitian ini juga juga dilakukan dengan metode yuridis empiris sebagai data pendukung atau sebagai pelengkap dari data sekunder. Berdasarkan objek penelitannya, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan kasus yaitu perkara Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 138/Pdt.G/2023/PN. Tng Putusan Mahkamah Agung Pada Tingkat Banding Nomor 179/PDT/2023/PT.Btn Hasil penelitian adalah proses pengalihan Hutang dengan mekanisme Subrogasi harus melalui mekanisme Norma- norma yang mengaturnya, serta pertimbangan hakim harus melihat asas yang tertuang dalam kepastian hukum yang putusan tersebut tidak menjadi staus quo yang mengkibatkan perkara tersebut menjadi awal kembali dan tidak ada asas kepastian dan manfaatnya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peralihan Hutang (Subrogasi) Objek Tanah, Jaminan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | miko |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 07:23 |
| Last Modified: | 09 Apr 2025 07:23 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16479 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
