Perlindungan Hukum Atas Hak Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Dalam Perspektif Hukum Perdata Dan Hukum Islam

MARCELINO RIDWAN IRAWAN, . (2024) Perlindungan Hukum Atas Hak Anak Angkat Terhadap Harta Warisan Dalam Perspektif Hukum Perdata Dan Hukum Islam. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (963kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB)
[img] Text
JURNAL - PERPUS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)

Abstract

pengangkatan anak dalam hukum perdata yaitu seorang anak yang telah di nasabkan oleh orang tua angkatnya, maka terputuslah hubungan nasabnya dengan orang tua kandungnya. Sedangkan dalam hukum islam pengangkatan anak oleh seseorang terhadap anak orang lain yang diketahui nasabnya. Kemudian memperlakukan anak tersebut sama dengan anak kandung baik kasih sayang atau nafkahnya(biaya hidup) tanpa diberi status nasab dalam hukum islam disebut dengan tabanni. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kasus tentang mekanisme pengangkatan anak dalam pengadilan negeri dan pengadilan agama. Serta untuk mengetahui tentang bagaimana upaya perlindungan hukum terhadap hak anak angkat terhadap harta warisan dari orang tua angkatannya. Dalam penelitian ini memakai jenis penelitian yuridis empiris yang pada dasarnya ialah penggabungan antara pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan dari unsur-unsur empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah wawancara dan observasi merupakan alat pengumpulan data utama pada penelitian normatif empiris, karena pembuktian hipotesisnya diajukan secara logis dan rasional melalui pendapat dan teori. Dalam pengolahan data sampai memperoleh hasil kesimpulan di tempuh melalui langkah-langkah editing. Teori yang di pakai penulis adalah teori perlindungan hukum sebagaimana yang di kemukakan oleh sudikno mertokusomo, dimana keberadaan hukum dalam masyarakat merupakan suatu sarana untuk menciptakan ketentraman dan ketertiban Masyarakat. sedangkan teori maslahah merupakan suatu metode untuk menganalisa yang dipakai para ulama dalam menetapkan hukum yang tidak diatur secara eksplisit di dalam, al- quran maupun hadits, akan tetapi metode ini lebih menekankan terhadap aspek maslahat secara langsung. hasil penelitian menunjukan bahwa Adanya kewenangan yang dimiliki oleh pengadilan negeri dan peradilan agama dalam perkara pengangkatan anak akan menimbulkan akibat hukum yang berbeda terhadap kesejahteraan anak angkat. Salah satunya akibat hukum tersebut dalam masalah pewarisan. Penetapan permohonan pengangkatan anak yang dikeluarkan melalui pengadilan negeri menimbulkan akibat hukum yaitu anak angkat dapat menjadi ahli waris terhadap harta warisan yang ditingalkan oleh orang tua angkatnya. Sedangkan penetapan permohonan pengangkatan anak yang dikeluarkan melalui peradilan agama menimbulkan akibat hukum yaitu anak angkat tidak boleh menjadi ahli waris terhadap harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tua angkatnya, namun anak angkat tersebut dapat menerima harata warisan orang tua angkatnya melalui wasiat wajibah yang mana tidak boleh melebihi 1/3 bagiannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 24 Jan 2025 12:52
Last Modified: 24 Jan 2025 12:52
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/16279

Actions (login required)

View Item View Item