M. AGUNG KHAERUL SAHRIJAL, . (2021) Implementasi Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Di Lingkungan Sekolah (Studi Kasus Di Sma Negeri 24 Kabupaten Tangerang). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (43kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (29kB) |
|
|
Text
JURNAL IMPLEMENTASI PASAL 54 UNDANG-UNDANG NO. 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DI LINGKUN.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Bagaimana implementasi Undang-Undang No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak di SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang? 2. Bagaimana upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam meningkatkan perlindungan anak di lingkungan SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang. 3. Faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan implementasi Undang-Undang No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak di SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang? Dalam menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, kuesioner dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Peranan undang-undang Perlindungan Anak di Lingkungan Sekolah Sesuai pasal 54 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 sudah diterapkan namun kekerasan di Sekolah masih terjadi baik psikis maupun fisik. Kekerasan yang paling sering terjadi di lingkungan sekolah adalah kekerasan psikis antar siswa. Adapun Faktor-faktor yang mendukung implementasi perlindungan anak di lingkungan sekolah yaitu dengan menerapkan sekolah tanpa kekerasan, pelajaran pendidikan agama yang mengajarkan berperilaku lemah lembut, pencegahan dengan melakukan penanaman karakter baik siswa maupun tenaga kependidikan.Sedangkan faktor-faktor yang menghambat implementasi perlindungan anak di lingkungan sekolah yaitu 1) Kurangnya pengetahuan dari guru atau tenaga kependidikan bahwa kekerasan baik fisik maupun psikis tidak selalu efektif 2) Siswa yang memiliki sifat yang cenderung lemah biasanya membuat siswa yang lebih kuat untuk melakukan kekerasan terhadap siswa yang lemah agar dirinya merasa hebat. Kedua sikap ini dapat dipengararuhi oleh pola asuh keluarga maupun dari lingkungan anak. Impilkasi dari penelitian ini adalah 1) Sebaiknya sekolah menerapkan pendidikan tanpa kekerasan, dengan tidak hanya menekankan kemampuan kognitif namun juga memerhatikan kemampuan afektif dan kemampuan psikomotorik anak agar anak tidak hanya berpengetahuan namun juga sekolah memerhatikan keterampilan anak. Dan anak tidak hanya pintar namun juga memiliki sikap yang baik 2)Sebaiknya Orang Tua memberikan perhatian lebih pada anak dan kasih sayang agar anak menjadi penyanyang dan tidak melakukan kekerasan 3)Untuk siswa yang mengalami kekerasan Segera sharing pada orangtua atau guru atau orang yang dapat dipercaya mengenai kekerasan yang dialaminya agar segera mendapatkan pertolongan untuk pemulihan kondisi fisik dan psikisnya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 29 Nov 2024 11:48 |
| Last Modified: | 29 Nov 2024 11:48 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/15487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
