Adinda Hana Chikita Rini, . (2024) Persepsi Siswa Terhadap Tindakan Aksi Tawuran Antar Pelajar (Studi Kasus Smk Negeri 4 Kota Tangerang). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (206kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (159kB) |
|
|
Text
JURNAL SKRIPSI.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) |
Abstract
Aksi tawuran antar pelajar merupakan salah satu penyimpangan terhadap moral dan karakter peserta didik. Pada tahun 2021 terdapat 29 siswa SMKN 4 Kota Tangerang yang ditangkap saat melakukan aksi tawuran pelajar, pada tahun 2023 terdapat 8 siswa yang membawa senjata tajam dan hendak mengikuti aksi tawuran. Oleh karena itu aksi tawuran antar pelajar memerlukan tanggapan dan perhatian khusus dari sekolah, masyarakat, pemerintah dan peserta didik itu sendiri. Adanya hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap tindakan aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di SMK Negeri 4 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan siswa dan guru PPKn serta guru Bimbingan Konseling (BK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memandang aksi tawuran sebagai suatu bentuk penyimpangan pelajar dalam menemukan jati diri dan validasi di masyarakat. Terjadinya aksi tawuran disebabkan oleh factor lingkungan sosial (eksternal) dan krisis identitas serta pengenadlian diri yang lemah (factor internal). Upaya dari siswa dalam mencegah diri sendiri untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran yaitu dengan menghindari lingkungan pertemanan yang negatif dan mencari kegiatan yang lebih bermanfaat. Selain itu upaya sekolah dalam menanggulangi dan mencegah aksi tawuran antar pelajar yaitu dengan membuat aturan yang tegas, adanya surat perjanjian siswa dengan sekolah, bekerja sama dengan pihak kepolisian serta mengadakan bimbingan konseling klasikal dan personal. Frekuensi aksi tawuran pelajar di SMKN 4 Kota Tangerang saat ini sudah menurun disbanding tahun sebelumnya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 16 Nov 2024 07:40 |
| Last Modified: | 16 Nov 2024 07:40 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14928 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
