Erni Andriani, . (2023) Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Guna Memperoleh Keadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Analisis Putusan Nomor 26/Pid.Sus/2023/Pt Gto). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (716kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (366kB) |
Abstract
Untuk mewujudkan keutuhan dan kerukunan dalam rumah tangga sangat tergantung pada setiap orang dalam lingkup rumah tangga, terutama kadar kualitas perilaku dan pengendalian diri setiap orang dalam lingkup rumah tangga tersebut. Kekerasan terutama kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta merupakan bentuk diskriminasi. Kekerasan dalam bentuk apapun dan dilakukan dengan alasan apapun merupakan bentuk kejahatan yang tidak dapat dibenarkan. Kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga diancam dengan ketentuan pidana yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Terdakwa DJAFAR ARAPA Alias RION terbukti bersalah melakukan tindak pidana “melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga mengakibatkan luka berat”, sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan Primair dan melanggar Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan Penegakan Hukum Terhadap Perempuan Korban KDRT Guna Memperoleh Keadilan berdasarkan UU No. 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT. Serta Untuk mengetahui dan menganalisis Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Penjara Atas Tindak Pidana KDRT Pada Putusan Nomor 26/Pid.Sus/2023/PT. GTO. Berdasarkan permasalahan yang diteliti metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatif yang mengkaji dan menganalisis norma-norma dan aturan-aturan hukum yang terdapat di dalam peraturan perundang-undangan maupun doktrin. Hasil dari penelitian ini diperoleh Penegakan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Guna Memperoleh Keadilan bisa dilihat dari adanya Aturan hukum yang mempengaruhi penegakan hukum terhadap KDRT yaitu UU No 23 Tahun 2004 tentang PKDRT. Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Penjatuhan Pidana Penjara Atas Tindak Pidana KDRT Pada Putusan Nomor 26/Pid.Sus/2023/PT. GTO adalah dengan melihat keterangan saksi dan alat bukti yang disampaikan dipersidangan dimana ditetapkan bahwa terdakwa terbukti melakukan pelanggaran terhadap Pasal 44 Ayat (2) UU No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT. Penulis berpendapat bahwa penjatuhan pidana yang dilakukan oleh hakim terlalu ringan dan tidak memberikan efek jera karena diputuskan oleh Hakim Pengadilan Negeri Limboto dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan saja, mengingat ancaman hukuman untuk tindak pidana karena melanggar Pasal 44 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT adalah selama-lamanya 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp 30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana, KDRT, Korban KDRT |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 12 Nov 2024 10:04 |
| Last Modified: | 12 Nov 2024 10:05 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
