Oksta Marsuki, . (2024) Penerapan Asas Peradilan Cepat, Sederhana Dan Biaya Ringan Dalam Sisitem Peradilan Di Indonesia Dalam Maraknya Fenomena Clerical Error Ditinjau Dari Prinsip Ke 10.4 Tentang Sikap Profesional Hakim Dalam Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim (Kepph) Tentang Kesalahan Penulisan Amar Putusan. Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (430kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (647kB) |
Abstract
Salah satu problematika yang cukup sering terjadi, sehingga tidak dapat dieksekusinya objek dari putusan pengadilan adalah obyek yang tertulis di putusan pengadilan tidak tepat. Maksud dari obyek yang tertulis di putusan pengadilan tidak tepat adalah penulisan objek pada putusan hakim tersebut tidak sesuai dengan bukti-bukti yang dihadirkan di persidangan. Meskipun masih debatable, kesalahan ketik dalam putusan hakim akan merujuk pada muatan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) dalam prinsip ke-10 Profesional, butir 10.4. yang isinya "Hakim wajib menghindari terjadinya kekeliruan dalam membuat keputusan, atau mengabaikan fakta yang dapat menjerat terdakwa atau para pihak atau dengan sengaja membuat pertimbangan yang menguntungkan terdakwa atau para pihak dalam mengadili suatu perkara yang ditanganinya". Penelitian ini hendak menjawab masalah hukum berkenaan dengan penerapan peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan ditinjau dari prinsip ke 10.4 tentang sikap profesional hakim Dalam Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) dan status hukum dan mekanisme perbaikan suatu putusan pengadilan yang berkekuatan tetap namun terdapat unsur clerical error didalamnya ditinjau dari prinsip ke 10.4 tentang sikap profesional hakim Dalam Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). Untuk menjawab masalah penelitian, penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, yaitu dengan pengumpulan data secara studi pustaka (library research) dengan bahan kajian utama yaitu hukum primer yang terdiri dari perundang-undangan, serta bahan hukum sekunder seperti buku-buku literatur, jurnal dan bahan hukum lainnya yang berkaitan dengan permasalahan dalam tesis ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, dengan membaca bersama dan berulang-ulang secara teliti serta koreksi sebelum putusan dibacakan di muka persidangan. Pembacaan putusan yang baru dibuat pada hari itu dan perlu juga disiapkan mekanisme renvoi putusan atas kesalahan ketik yang tidak prinsip. Pentingnya hal ini dilakukan, agar masyarakat percaya lembaga peradilan melalui putusan-putusan para hakim memang merupakan imperium hukum. Kedua, sebagai perangkat dan organ yang urgen di Pengadilan, Hakim memiliki peran yang harus dilakukan agar seluruh fungsi peradilan dapat terlaksana dengan maksimal. Adapun peran Hakim meliputi penegak/corong kebenaran dan keadilan, pendamai/mediator para pihak yang bersengketa, penafsir undang- undang secara aktual, pemutus perkara dan lain sebagainya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Clerical Error, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 19 Oct 2024 03:00 |
| Last Modified: | 19 Oct 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14603 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
