Annisaa Fitria, . (2024) Akibat Hukum Wanprestasi Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dan Rumah Antara Para Debitur (Pembeli) Dengan Pt. Makmur Sejati Abadi Semarang (Analisis Putusan Nomor : 359/Pdt.G/2022/Pn Smg). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (882kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) |
Abstract
Tanah sumber kelangsungan hidup manusia yang masih sering terjadi sengketa khususnya wanprestasi perjanjian pada proses perjanjian pengikatan jual beli yang dilakukan antara Perusahaan dengan pembeli sebagai debitur seperti persoalan sengketa dengan sampel Putusan 359/Pdt.G/2022/PN. Smg. Menjadi menarik diteliti untuk diketahui bagaimana penyelesaian dari kedudukan hukum akta pengikatan jual beli serta kepastian hukum pembeli terhadap jual beli dengan PT. Makmur Sejati Abadi Semarang. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif dengan penggunaan data sekunder sebagai data utama ditemukan secara kepustakaan untuk menemukan bahan hukum primer berupa ketentuan hukum, bahan hukum sekunder berupa literatur dan bahan hukum tersier berupa kamus dan ensiklopedia kemudian dianalisa secara deskriprif kualitatif menggunakan teori kepastian hukum dari Gustav Redbruch agar ditemukan jawaban penelitian bahwa kedudukan Hukum Akta Pengikatan Jual Beli Tanah dan Rumah Antara Para Pembeli Dengan PT. Makmur Sejati Abadi Semarang dilihat dari syarat sahnya perjanjian maka Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang pertama tersebut dapat dikatakan sah dan mengikat para pihak. Kepastian Hukum Debitur/Pembeli Terhadap Perbuatan PT. Makmur Sejati Abadi Semarang yang Wanprestasi Melalui Putusan 359/Pdt.G/2022/PN. Smg dikarenakan pihak penggugat telah melunasi PPJB yaitu PPJB Lunas terdapat klausul kuasa menjual dalam akta tersebut yang bersifat mutlak artinya tidak dapat dicabut kembali dan tidak akan berakhir karena sebab-sebab diatur dalam Pasal 1813 KUH Perdata. Bentuk kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi pihak pembeli, keharusan debitor membayar ganti rugi atau kreditur dapat menuntut pembatalan kontrak atau perjanjian. Perjanjian harus dilaksanakan dengan iktikad baik sebagaimana Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata dan perjanjian tidak hanya mengikat hal-hal yang tegas dinyatakan dalam perjanjian namun juga sesuatu yang diharuskan oleh kepatutan, kebiasaan atau undang- undang sebagaimana Pasal 1339 KUH Perdata. Saran bagi Pemerintah agar membentuk perundang-undangan diberi detail lebih lengkap khusus terhadap Akta Pengikatan Jual Beli sebelum para pihak memiliki Akta Jual Beli bagi Masyarakat dan penyelesaiannya bagaimana agar mencegah wanprestasi dalam suatu perjanjian, saran bagi Masyarakat baik para pihak yang melakukan perjanjian harus paham betul isi perjanjian dan memiliki itikad baik dalam perjanjian.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | akibat hukum, wanprestasi; jual beli tanah dibawah tangan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 15 Oct 2024 09:13 |
| Last Modified: | 15 Oct 2024 09:13 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/14520 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
