Maulana Kahfi Fikardin, . (2023) Pelaksanaan Program Deradikalisasi Terhadap Narapidana Terorisme di Dalam Lembaga Pemasyarakatan (Studi Kasus Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (770kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (116kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
Abstract
Salah satu strategi pemberantasan tindak pidana terorisme di Indonesia dilakukan melalui program deradikalisasi yang bertujuan untuk mengubah mindset tentang jihad, ideologi kaku dan radikal, yang condong pada penyembuhan psikologi. Proses program deradikalisasi di dalam Lapas memiliki 4 tahapan, yaitu: identifikasi, rehabilitasi, reedukasi, dan resosialisasi terhadap narapidana tindak pidana terorisme. Lembaga Pemasyarakatan menjadi institusi yang mampu memberikan fungsi fasilitas dalam proses deradikalisasi dalam upaya meluruskan ideologi dan mengubah doktrin serta interpretasi pemahaman keagamaan bagi narapidana terorisme. Namun faktanya, sampai saat ini program deradikalisasi dalam hal pembinaan mental narapidana terorisme belum dapat dikatakan berhasil. Hal tersebut dapat dilihat masih adanya pengulangan tindak pidana yang sama (residivist) dan belum adanya pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus yang mampu menghapus ideologi radikal dari narapidana terorisme, bahkan justru membangun jaringan dan merekrut anggota baru di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan program deradikalisasi terhadap narapidana tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur dan hambatannya. Penelitian tesis ini termasuk ke dalam tipologi penelitian yuridis empiris dengan jenis dan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpul data menggunakan trianggulasi data yaitu telaah dokumen, wawancara, dan observasi, sehingga menghasilkan penelitian dalam bentuk preskriptif analitis melalui pendekatan lapangan dan pendekatan pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pelaksanaan program deradikalisasi terhadap narapidana terorisme di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur dengan melalui tahapan identifikasi dan penilaian, rehabilitasi, reedukasi, dan reintegrasi sosial. Sedangkan dampak program deradikalisasi terhadap narapidana tindak pidana terorisme di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur selama masa pengamatan dan observasi dari penulis, yaitu antara lain Aspek Sosial Kemasyarakatan, Aspek Ideologi Berbangsa dan Bernegara, Aspek Ekonomi dan Kemandirian, serta Aspek Moralitas, dan Hambatan pelaksanaan program deradikalisasi di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur mencakup antara lain faktor aparat penegak hukum, Undang-Undang, sarana dan prasarana, masyarakat, dan budaya. Diantaranya adalah kurangnya sinergisitas antar instansi dalam upaya penanggulangan terorisme, narapidana teroris yang telah mengikuti program deradikalisasi melakukan residivist, belum adanya konsep dan strategi deradikalisasi dalam hal pengukuran keberhasilan, monitoring, serta evaluasi yang jelas, dan belum optimalnya peran masyarakat dalam pemberdayaan komunitas-komunitas agama. Kata kunci: Deradikalisasi, Narapidana Terorisme, Lembaga Pemasyarakatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Deradikalisasi, Narapidana Terorisme, Lembaga Pemasyarakatan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 09 Jul 2024 03:17 |
| Last Modified: | 09 Jul 2024 03:17 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13600 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
