Perbedaan Pengenaan Pajak PPN Pada Toko Supermarket dan Toko Kelontong Ditinjau Dari Undang – Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) (Studi Empiris Pada CV. Diffa Cemerlang)

Januar Imam Pribadi, . (2023) Perbedaan Pengenaan Pajak PPN Pada Toko Supermarket dan Toko Kelontong Ditinjau Dari Undang – Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) (Studi Empiris Pada CV. Diffa Cemerlang). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (616kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (753kB)

Abstract

Produk Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang diperlukan setiap saat dan memerlukan pengolahan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh berkemaskan logo yang disebut dengan merk sebagai identitas produksi. Setiap 1 pcs produk makanan memiliki harga jual yang tertera pada kemasan agar mudah pembeliannya dan setiap pembeli produk makanan tersebut sudah dikenakan Pajak PPN sebesar 11% (Undang – Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan). Untuk menjual produk makanan dengan jumlah banyak produsen makanan membutuhkan distributor untuk mendistribusikan makanannya ke Toko Modern Trade maupun Toko Kelontong dengan sistem perjanjian jual-beli seperti dalam Pasal 1457 KUHPerdata. Dalam prakteknya Produk Makanan yang dijual oleh Toko Modern Trade dan Toko Kelontong memiliki perbedaan mekanisme pengenaan pajak yang harus dilaporkan ke Ditjen Pajak. Hal tersebut jelas berbeda penghitungan dan penyetorannya bila ditinjau berdasarkan Asas Kepatuhan dan Kepastian Hukum. Fokus penelitian dalam Tesis ini adalah mengkaji dan menganalisis Pajak PPN dari penjualan produk makanan ditinjau dari Undang – Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Penelitian ini tergolong penelitian yuridis empiris. Jenis pendekatan adalah pendekatan kualitatif sosiologis, dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dengan cara deduktif induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengenaan Pajak PPN pada penjualan produk makanan telah menerapkan dan mematuhi Aturan maupun tatacara UU KUP dan Harmonisasi Undang – Undang Perpajakan (HPP) Terbaru sebagai bagian dari Hukum Positif. Kata Kunci : Pajak PPN, supermarket, toko kelontong.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pajak PPN, supermarket, toko kelontong
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Agus Sugiarto
Date Deposited: 06 Jul 2024 03:22
Last Modified: 06 Jul 2024 03:22
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13556

Actions (login required)

View Item View Item