Gangguan Berbicara Pada Penderita Bibir Sumbing Studi Kasus : Maulana Irfan Wijayakusuma

Amanda Rizky Amalia, . (2023) Gangguan Berbicara Pada Penderita Bibir Sumbing Studi Kasus : Maulana Irfan Wijayakusuma. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (290kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (107kB)
[img] Text
Jurnal (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)

Abstract

Gangguan berbicara atau gangguan ujaran ini sering disebut dengan istilah language disorder atau language disabilities. Gangguan berbicara merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi cara seseorang dalam mengeluarkan suara atau memproduksi suatu kalimat dari alat ucap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana jenis gangguan berbicara yang terjadi pada penderita bibir sumbing ringan atau unilateral serta untuk mendeskripsikan perubahan fonem serta faktor apa saja yang menyebabkan perubahan bunyi pada penderita bibir sumbing. Subjek dalam penelitian ini yaitu Maulana Irfan Wijayakusuma sebagai salah satu penderita bibir sumbing ringan atau unilateral. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara, teknik rekam dan teknik catat. Serta teknik analisis data menggunakan metode padan dan metode agih dengan teknik dasar daya pilah sebagai pembeda organ wicara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan bunyi yang terjadi pada Maulana Irfan, berupa distorsi, substitusi, omisi dan adisi. Perubahan bunyi yang sering terjadi pada Maulana Irfan yaitu distorsi atau perubahan fonem dan omisi atau penghilangan fonem dan titik artikulasi yang menyertainya serta terdapat pula faktor perubahan bunyi yang memengaruhi setiap tuturannya, seperti labialisasi, palatalisasi, asimilasi, netralisasi dan kontraksi atau penyingkatan berupa aferesis, sinkop dan apokop. Kata kunci : faktor, perubahan bunyi, unilateral

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: faktor, perubahan bunyi, unilateral
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: Rizky Andika
Date Deposited: 03 Jul 2024 07:34
Last Modified: 03 Jul 2024 07:34
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13468

Actions (login required)

View Item View Item