Rifkah Azizah, . (2024) Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Debitur Wanprestasi Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Pada Layanan Pembiayaan Berbasis Financial Technology Shopee Paylater (Studi Kasus Shopee Paylater). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (822kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (53kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (48kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia memberikan banyak kemudahan bagi manusia dalam segala aspek kehidupan. Semakin berkembangnya teknologi menjadikan produk fintech juga semakin bermacam-macam salah satu produk fintech yang paling diminati adalah pinjaman online, salah satu produk pinjaman online ialah berbasis pembiayaan dengan nama paylater. Paylater adalah fasilitas yang diberikan e-commerce dengan metode penundaan pembayaran dengan sistem bayar nanti dengan cara mencicil, dimana fitur PayLater tersebut memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memanfaatkan jasa dan layanan yang diberikan sementara mereka membayar di akhir sesuai dengan batas waktu. Namun saat ini banyak pihak konsumen (debitur) yang telah menyalahgunakaan pemakaian dari shopee paylater, mereka hanya memakainya saja namun tidak membayarnya hingga terjadinya wanprestasi seperti terlambat membayar tagihan. Adapun permasalahan pada penelitian ini menjelaskan bagaimana akibat hukum bagi debitur yang tidak memenuhi pembayaran pada tagihan shopee paylater dan bagaimana bentuk pertanggungjawaban debitur jika terjadinya gagal bayar. metode yang digunakan ialah penelitian empiris, yaitu penelitian dengan menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari wawancara ataupun melalui pengamatan langsung. Penelitian ini menggunakan tipe penilaian deskriptif-analistis yang melakukan deskripsi terhadap hasil penelitian dengan lengkap dan detail. Spesifikasi penelitian dengan deskriptif analitis adalah memberikan gambaran secara khusus berdasarkan data yang dikumpulkan secara sistematis. Hasil dari penelitian ini menunjukan setiap perjanjian yang telah disepakati menciptakan hubungan hukum bagi kedua pihak yaitu penerima pinjaman dan pemberi pinjaman, dalam perjanjian yang dituangkan dalam layanan shopee paylater berupa dokumen elektronik namun memiliki kedudukan yang sama dengan perjanjian akta otentik maka dari itu kasus gagal bayar yang dihadapi debitur menciptakan konsekuensi yang harus ditanggung debitur, debitur juga dibebankan tanggung jawab atas kelalaiannya dalam memenuhi tagihan yaitu dengan memberikan ganti rugi sesuai dengan Pasal 1243 KUHPerdata yang ditentukan oleh pihak shopee didalam kalusula baku ialah sebesar 5% setiap bulannya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pertanggungjawaban hukum, paylater, pinjaman online, wanprestasi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 27 Jun 2024 10:56 |
| Last Modified: | 27 Jun 2024 10:56 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13295 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
