Gina Sonia Bilkis, . (2023) Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Hak Atas Merek Terhadap Adanya Kesamaan Merek Terkenal Yang Sudah Terdaftar Ditinjau Dari Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek Dan Indikasi Geografis (Analisis Putusan Nomor 9 Pk/Pdt.Sus-Hki/2022). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (247kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (15kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
Abstract
Merek sebagai bagian dari kekayaan intelektual tidak terlepas dari segala bentuk praktik persaingan usaha yang tidak sehat. Seperti pada era perdagangan bebas sekarang ini, merek merupakan suatu basis dalam perdagangan modern. Dikatakan basis karena, merek dapat menjadi dasar dalam perkembangan perdagangan modern yang digunakan sebagai lambang atau standar mutu dari suatu produk yang dihasilkan. Sama halnya dengan merek terkenal yang memiliki peranan penting dalam aktivitas perdagangan global. Merek terkenal adalah merek dagang yang secara umum telah dikenal dan dipakai pada barang yang diperdagangkan baik diwilayah Indonesia maupun diluar negeri. Sehingga dapat dijumpai berbagai macam produk dari merek terkenal yang menguasai pasar global. Karena, merek terkenal paling banyak diminati oleh konsumen dipasaran. Selain memiliki reputasi yang tinggi sehingga banyak digunakan ada juga yang beranggapan bahwa dengan menggunakan merek terkenal akan menunjukan status sosial pemakainnya. Oleh karena itu, merek terkenal memiliki nilai jual yang tinggi akibatnya hal ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan reputasi merek terkenal tanpa izin, tujuannya untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dan memperoleh keuntungan dalam waktu yang singkat dengan cara memalsukan atau meniru merek terkenal tersebut. Perlunya peranan fungsi hukum untuk memberikan perlindungan serta kepastian hukum kepada pemilik merek terkenal yang sudah terdaftar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa bagaimana perlindungan hukum bagi pemegang hak atas merek terhadap adanya kesamaan merek terkenal yang sudah terdaftar ditinjau dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis berdasarkan analisis putusan Nomor 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022. Adapun posisi kasus pada penelitian ini membahas mengenai kasus pelanggaran hak atas merek antara GS Yuasa Corporatio sebagai Penggugat melawan PT. Golden Surya Jaya sebagai Tergugat, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia C.Q. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual sebagai Turut Tergugat. Penggugat dalam hal ini, pemilik Merek GS melayangkan gugatan kepada Tergugat yakni Merek GSJ atas perbuatan pelanggaran merek dengan meniru Merek GSJ yang memiliki persamaan pada pokoknya yang seharusnya merek GSJ ditolak pendaftarannya dari Daftar Umum Merek. Oleh karena itu, meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia C.Q. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual untuk melakukan pembatalan merek dari Daftar Umum Merek dan memberitakan dalam Berita Resmi Merek. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Kata Kunci : Kekayaan Intelektual, Perlindungan Hukum, Merek Terkenal.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekayaan Intelektual, Perlindungan Hukum, Merek Terkenal. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Yeni Ratnasari |
| Date Deposited: | 25 Jun 2024 03:56 |
| Last Modified: | 25 Jun 2024 03:56 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/13014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
