Bunga Shafa Rahmadani, . (2023) Hukum Kebiasaan Sebagai Landasan Hakim Dalam Memutus Perkara Sengketa Merek (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor : 814 K/Pdt.Sus-HKI/2020). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER_0.pdf Restricted to Registered users only Download (964kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (42kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text
BUNGA SHAFA RAHMADANI 191010200220 FAKULTAS HUKUM.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
Abstract
Di zaman yang serba modern ini, perkembangan ilmu dan teknologi yang berkembang pesat menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat, dan hal tersebut pun berdampak kepada kegiatan ekonomi di Indonesia baik secara nasional maupun internasional. Selain itu, perkembangan ilmu dan teknologi pun juga bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan dari aspek manusia itu sendiri, salah satunya di dalam hukum. Indonesia merupakan salah satu negara hukum yang dimana terdapat hukum mengenai hak kekayaan intelektual di dalamnya, hak kekayaan intelektual sendiri mencakupi hak cipta, hak paten, hak merek, hak desain industri, indikasi geografis, rahasia dagang dan desain tata letak sirkuit terpadu. Penelitian Putusan mengenai pelanggaran terhadap hak merek dilakukan dengan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan metode normatif dan empiris, dengan menganalisis dan mengkaji Putusan No. 814 K/PDT.SUS-HKI/2020 tentang pelanggaran hak merek terkenal. Pokok kajiannya adalah hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku di dalam masyarakat dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Kemudian menimbang bahwa dengan beberapa alasan-alasan tersebut, maka Mahkamah Agung berpendapat apabila alasan-alasan tersebut dapat dibenarkan, karena setelah meneliti memori kasasi yang diterima tanggal dihubungkan dengan pertimbangan Judex Facti, dalam hal ini pengadilan niaga pada pengadilan negeri Jakarta Pusat telah salah menerapkan hukum. Melalui hal tersebut, maka dapat dipertimbangkan apabila kewenangan pemberian surat kuasa bertentangan dengan kelaziman yang berlaku, sehingga hal ini memerlukan pembuktian dengan akta autentik yang sama sekali tidak diajukan sebagai bukti di awal persidangan maupun pada saat pembuktian oleh penggugat atau termohon kasasi. Kelalaian seseorang dalam mendaftarkan suatu merek, dapat berakibat didahulukan atau diklaim oleh pihak lain dalam mendaftarkan merek mereka yang serupa atau mirip untuk suatu produk barang atau jasa, sehingga seseorang bisa kehilangan hak untuk menggunakan merek mereka sendiri yang sebenarnya sudah terlebih dahulu digunakan. Pelindungan merek tidak hanya sebagai pelindungan negara terhadap pemilik merek, tetapi juga sebagai bentuk pelindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen agar mendapatkan barang yang sesuai dengan yang asli sebagai bentuk kepastian hukum. Kata Kunci: merek terkenal, pelindungan merek, pembatalan merek.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | merek terkenal, pelindungan merek, pembatalan merek |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 07 Jun 2024 07:52 |
| Last Modified: | 07 Jun 2024 07:52 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12917 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
