Rifqi Nurul Fadlan, . (2023) Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Anak Ditinjau Dari Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Analisis Putusan No. 55/Pid.Sus/2020/PN.Lrt). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I (9).pdf Restricted to Registered users only Download (267kB) |
|
|
Text
BAB II (7).pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
BAB III (8).pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
|
Text
BAB IV (12).pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
|
|
Text
BAB V (11).pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) |
Abstract
Setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Seorang anak harus mendapatkan perlindungan secara maksimal dan serius karena mereka merupakan tunas, potensi, dan generasi penerus cita-cita bangsa. Anak kerap kali menjadi korban kejahatan, salah satunya adalah kejahatan seksual seperti pencabulan. Pelaku tindak pidana pencabulan anak harus dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Permasalahan dalam penulisan ini berhubungan dengan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan anak dalam putusan Nomor 55/Pid.Sus/2020/PN.Lrt bila ditinjau dari pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan mengkaji bagaimana pertimbangan hakim dalam memutus perkara tindak pidana pencabulan terhadap anak pada putusan tersebut dan apakah penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana tersebut sudah sesuai dengan pasal yang didakwakan. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif, yaitu metode penelitian yang meneliti suatu norma, nilai, kepatutan, dan kepastian hukum dengan mengkaji studi pustaka seperti buku-buku hukum, peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta teori dan pendapat hukum untuk menunjang kedalaman penelitian yang dilakukan. Spesifikasi dari penelitian ini adalah deskriptif analisis karena penelitian ini menggambarkan aturan hukum yang dihubungkan dengan teori hukum dan keadaan suatu kasus dengan menganalisis sebuah putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim memertimbangkan dasar suka sama suka dan menerapkan judicial activism, namun hal ini kurang tepat jika melihat kepentingan dari anak korban. Penerapan sanksi pidana juga tidak sesuai dengan pasal yang didakwakan karena sanksi pidana yang diberikan dibawah minimum ancaman dalam pasal tersebut, majelis hakim juga tidak menyertakan perbuatan berlanjut sebagai alasan yang memberatkan terdakwa serta hal ini juga tidak sesuai dengan teori pemidanaan yaitu teori gabungan yang menitikberatkan unsur pembalasan. Kata Kunci: Pemidanaan, tindak pidana pencabulan anak, perlindungan anak, pertimbangan hakim, penerapan sanksi pidana.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemidanaan, tindak pidana pencabulan anak, perlindungan anak, pertimbangan hakim, penerapan sanksi pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Agus Sugiarto |
| Date Deposited: | 07 Jun 2024 07:31 |
| Last Modified: | 07 Jun 2024 07:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12909 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
