Suherman, . (2024) Penegakkan Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang Hasil Tindak Pidana Narkotika Dalam Uu Nomor 35 Tahun 2009 Sebagai Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Di Polres Tangerang Selatan). Masters thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text
BAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
|
|
Text
BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) |
|
|
Text
BAB_5.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
Abstract
Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika mengatur mengenai tindak pidana pencucian uang yang dihasilkan dari tindak pidana narkotika, penyidik kepolisian berdasarkan Pasal 81 UU Narkotika berwenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana narkotika, yang berbunyi Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia dan penyidik BNN berwenang melakukan penyidikan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika berdasarkan Undang-Undang ini. Namun demikian penerapan pasal 137 UU Narkotika tentang pencucian uang jarang sekali diterapkan oleh kepolisian republik Indonesia, khususnya oleh Kepolisian Resort Tangerang Selatan, yang dimana Polres Tangerang Selatan sering kali menangkap pengedar bahkan bandar narkoba. Diantaranya pada tanggal 16 februari 2023, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus Narkotika dengan total barang bukti 109,9 Kg Sabu, Dengan banyaknya pengungkapan tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh Polres Tangerang dengan jumlah narkotika yang sangat banyak tersebut, tidak ada satupun yang tersangkanya dijerat dengan ketentuan tindak pidana pencucian uang sebagaimana Pasal 137 UU Narkotika, padahal dengan jumlah yang begitu banyak patut dicurigai banyak uang yang telah dilakukan pencucian uang oleh para tersangka. Penelitian ini hendak menjawab masalah hukum hambatan penegakan hukum terhadap pencucian uang hasil tindak pidana narkotika dalam Undang- Undang Narkotika oleh Polres Tangerang Selatan dan efektifitas penulusuran harta pencucian uang hasil tindak pidana narkotika oleh Polres Tangerang Selatan sebagai upaya pemberantasan tindak pidana narkotika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris yaitu penelitian hukum yang mengkaji dan menganalisis tentang perilaku individu atau masyarakat dalam kaitannya dengan hukum. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer, yakni data yang diperoleh langsung dari wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hambatan yang dihadapi dalam melakukan penyelidikan tindak pidana pencucian uang berasal dari tindak pidana narkotika adalah adanya kesulitan dalam membuka rahasia bank milik tersangka yang bertujuan untuk mengetahui lalu lintas keuangan tersangka dan dalam tahap Penyidikan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang cukup sehinga berkas dapat dilimpahkan kepada penuntuk umum. yang dimana dalam penyidikan terdapat beberapa kendala yang dihadapi penyidik dalam mengumpulkan bukti. Dalam menemukan bukti-bukti tidak pidana pencucian uang ini, hambatan yang dihadapi antara lain adalah untuk menemukan aset-aset benda bergerak dan tidak bergerak milik tersangka atas pengalihan atau pembelian melalui via transfer ATM yang dipersangkakan bersumber dari hasil tindak pidana narkotik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana Pencucian Uang, Tindak Pidana Narkotika dan Polres Tangerang Selatan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Sri Lestari |
| Date Deposited: | 29 May 2024 06:33 |
| Last Modified: | 29 May 2024 06:33 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12662 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
