SRI YULINA, . (2023) Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Disekolah Smk Pustek Serpong (Tangerang Selatan). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (956kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (29kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (8kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
Abstract
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Bimbingan Konseling dalam menanamkan Kedisiplinan Peserta didik diSekolah SMK PUSTEK SERPONG Kota Tangerang Selatan. Untuk Mengetahui kendala Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menanamkan kedisiplinan peserta didik di sekolah SMK PUSTEK SERPONG Kota Tangerang Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua jenis, yakni data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan), wawancara (interview), Dokumentasi, keabsahan Data, Trianggulasi Sumber, Trianggulasi Teknik, Trianggulasi waktu, Teknik analisis data, penyajjian data, Reduksi Data, Coding, Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan Peran Guru Bimbingan Konseling sebagai seorang guru yang bertugas memberikan bantuan psikologis dan kemanusian secara ilmiah dan profesional oleh karena itu, guru bimbingan Konseling harus mampu menciptakan yang baik dalam membantu menyelesaikan masalah dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Peran guru Bimbingan Konseling dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik dilaksanakan melalui program maupun strategi yang dibuat melalui menanamkan kedisiplinan baikmelalui pemberian nasihat, bimbingan dan konseling kepada peserta didik jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh peserta didik, peringatan ini diberikan sampai batas maksimal tiga kali kesalahan yang sama yang dilakukan oleh para peserta didik diharapkan tidak melakukan kesalahan yang sama. Pemberian peringatan ini tidak hanya semata-mata dari guru bimbingan konseling saja, tetapi juga dilakukan oleh guru-guru yang lain, atau teman-teman disekolah. Tetap saja selalu ada yang tidak memberikan petingatan- peringatan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 22 May 2024 02:41 |
| Last Modified: | 22 May 2024 02:41 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/12579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
