Kesantunan Berbahasa Pada Talk Show Mata Najwa Bertajuk “Kita Bisa Apa”

Dormian Nababan, . (2022) Kesantunan Berbahasa Pada Talk Show Mata Najwa Bertajuk “Kita Bisa Apa”. Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
1 HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (658kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text
JURNAL BAGIAN 1-DORMIAN NABABAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)

Abstract

Talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa” merupakan acara perayaan satu dekade Mata Najwa yang disiarkan di Trans 7. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis maksim kesantunan yang dipatuhi dan maknanya pada talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa” serta mendeskripsikan jenis maksim kesantunan yang dilanggar dan maknanya pada talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan sumber data dalam penelitian ini yaitu berupa tayangan video acara Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa”. Sementara data dalam penelitian ini adalah berupa teks tuturan lisan yang berwujud kata-kata diperoleh dari peserta tutur yang terlibat dalam talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa”. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan dengan teknik lanjutan yaitu teknik tulis. Setelah data terkumpul lalu diklasifikasikan menurut jenis maksim sopan santun berdasarkan teori Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 52 data yang telah dikumpulkan, pematuhan terhadap jenis maksim kesantunan berjumlah 38 data, adapun maksim-maksim tersebut yaitu maksim kearifan (1), maksim kedermawanan (8), maksim pujian (7), maksim kerendahan hati (6), maksim kesepakatan (12), dan maksim simpati (4). Pelanggaran terhadap jenis maksim kesantunan berjumlah 14 data, adapun maksim-maksim tersebut yaitu maksim kearifan (2), maksim pujian (7), maksim kerendahan hati (4), maksim kesepakatan (1), adapun pelanggaran terhadap maksim kedermawanan dan maksim simpati tidak ditemukan pada talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa”. Hal ini membuktikan bahwa kesantunan berbahasa pada acara Mata Najwa masih dapat dipertahankan dan melalui talk show Mata Najwa bertajuk “Kita Bisa Apa” Najwa sebagai pemandu acara dan beberapa elite politik serta bintang tamu dapat memberi cerminan yang baik kepada masyarakat melalui tutur bahasa yang santun yang disampaikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 28 Nov 2023 08:16
Last Modified: 28 Nov 2023 08:16
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11858

Actions (login required)

View Item View Item