Hardini Srirezky, . and Wahyu Novrianda, . (2023) Prarancangan Pabrik Phenyl Ethyl Alcohol Dengan Proses Hydrogenasi Styrena Oksida Kapasitas 1.250 Ton/Tahun. Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (8kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (149kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (537kB) |
|
|
Text
jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
Abstract
Prarancangan pabrik Phenyl Ethyl Alcohol ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri yang masih diimpor. Phenyl Ethyl Alcohol merupakan bahan kimia intermediate yang banyak digunakan sebagai anti microbial agent dalam bidang farmasi, sebagai bahan pembuat, sebagai bahan tambahan pembuat sabun, rokok dan sebagai bahan tambahan makanan. Pabrik ini dirancang dengan kapasitas 1.250 ton/tahun dengan Bahan baku Stirena Oxide, Hidrogen dan Palladium dimana Stirena Oxide dapat dengan mudah didapatkan dari PT. Chandra Asri, Hidrogen dari Air Liquid Indonesia. Pabrik direncanakan berdiri di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT. KIEC), provinsi Banten pada tahun 2025. Tahapan proses di pabrik Phenyl Ethyl Alcohol ini meliputi penyiapan Bahan baku pembuatan Phenyl Ethyl Alkohol dengan proses hidrogenasi adalah Stirena Oksida, katalis Pd/C 1%, dan gas hidrogen. Stirena Oksida (l) ditampung dalam Tangki Penampung pada tekanan 1,4 atm dan suhu 30°C. Hidrogen (g) ditampung dalam tangki penampung pada tekanan 30 atm dan suhu 30°C. Mula-mula gas hidrogen diekspansikan hingga bertekanan 20,4 atm dan dipanaskan pada heater hingga mencapai suhu 40°C sebelum dialirkan menuju Reaktor. Stirena Oksida dialirkan menuju heater untuk dipanaskan hingga mencapai suhu 40°C untuk selanjutnya diumpankan menuju Reaktor. Reaktor yang digunakan dalam proses ini adalah reaktor Fixed Bed dengan kondisi operasi berada pada tekanan 20,4 atm dan suhu 40°C. Reaksi ini bersifat eksotermis, sehingga dibutuhkan air pendingin untuk mempertahankan suhu didalam reaktor. Reaksi berlangsung selama 1 jam. Konversi dari reaksi ini mencapai 99% terhadap umpan Stirena Oksida. Setelah reaksi selesai, campuran produk yang berupa gas Hidrogen, Stirena Oksida, Phenyl Ethyl Alcohol, kemudian dialirkan kedalam expander untuk mengubah tekanannya dari 20,4 atm menjadi 1 atm. Sementara produk yang berupa Phenyl Ethyl Alcohol dialirkan menuju tangki penampungan sebagai hasil akhir dari produk setelah sebelumnya melewati cooler untuk menurunkan suhunya menjadi 30°C. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air, steam, udara tekan, tenaga listrik, dan bahan bakar. Kebutuhan air sebesar 741,06 m3/jam disuplai dari air tanah. Jumlah kebutuhan steam yang digunakan sebesar 13.737 m3/jam. Udara tekan yang dibutuhkan sebesar 100 m³/jam. Listrik disuplai dari PLN dansebuah generator sebagai cadangan. Bahan bakar yang digunakan adalah Solar disuplai dari Pertamina. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk serta bahan buangan pabrik berupa cairan dan gas. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non-shift. Jumlah karyawan keseluruhan adalah 93 orang. Karyawan shift berjumlah 62 orang sedangkan karyawan non-shift berjumlah 35 orang. Sedangkan menurut statusnya karyawan dapat dibagi menjadi karyawan tetap, karyawan harian, dan karyawan borongan. Dari hasil analisis ekonomi diperoleh, ROI (Return on Investment) sebelum dan sesudah pajak sebesar 88,53 % dan 70,82 %, MPP (Minimum Pay Back Periode) selama 3 Tahun, BEP (Break Event Point) 38,27%, dan SDP 26,79%. Sedangkan IRR (Internal Rate Return) sebesar 43,40%. Jadi dari segi ekonomi pabrik tersebut layak untuk didirikan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Phenyl Ethyl Alcohol (PEA), ROI (Return on Investment), MPP (Minimum Payback Periode), BEP (Break Event Point), SDP (Shut Down Point), IRR (Internal Rate Return) |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry |
| Depositing User: | Enas Nasrulloh |
| Date Deposited: | 25 Nov 2023 04:31 |
| Last Modified: | 25 Nov 2023 04:31 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11843 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
