Pendakwaan Hukum dan Penerapan Lex Specialis Tindak Pidana Penghinaan dan/atau Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial Facebook (Analisis Putusan Nomor 755/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Pst)

Hepfri Malik Ibrahim, . (2023) Pendakwaan Hukum dan Penerapan Lex Specialis Tindak Pidana Penghinaan dan/atau Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial Facebook (Analisis Putusan Nomor 755/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Pst). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (734kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (577kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)

Abstract

Dakwaan merupakan bagian penting di dalam persidangan perkara pidana sebagai dasar hakim dalam memutuskan sebuah perkara. Perekmbangngan teknologi informasi juga membuat lahirnya tindak pidana yang baru, hal tersebut tidak terkecuali dengan tindak pidana penghinaan dan /atau pencemaran nama baik di dalam Facebook. Berdasarkkan perekembangan zaman tersbut maka negara yaitu melalui lembaga legislatifnya telah melahirkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan adanya undang-undang tersebut maka aturan tersbut menjadi lex specialis dari perbuatan yang berkatian dengan Informasi dan Transaksi Elektronik. Didalam hukum pidana Indonesia juga telah menerapkan asas lex specialis derogate lex generalis, hal tesebut di atur secara tegas di dalam pasal 63 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. pada Putusan Nomor 755/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Pst bahwa terdaka yaitu Dian Novarita di dalam dakwaan kedua di dakwakan oleh penuntut umum dengan menggunakan pasal 311 ayat (1) yang manas delik dari pasal ini adalah pencemaran nama baik yang mengandung fitnah dengan cara tertulis. Namun berdasarkan fakta-fakta persidangan bahwa tindak pidana yang di lakukan oleh terdakwa adalah menggunakan Facebook pribadinya. Jika merujuk Pasal 63 ayat (2) maka dakwan tersebut nantinya tidak dapat di gunakan karena Pasal 311 merupakan lex generalis dari tindak pidana yang dilakukan oleh terdaklwa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian menggunkan Metode Penelitian Hukum Normatif yakni penelitian hukum normatif memiliki kecenderungan dalam mencitrakan hukum sebagai disiplin preskriptif, hanya melihat hukum dari sudut pandang norma-norma saja, yang tentunya bersifat preskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat ketidakpastian hukum dalam mendakwakan sebuah perkara sehingga tidak memberikan rasa keadilan, kemanfaatan, serta kepastian dalam penerapan hukum. Kata Kunci: Kepastin hukum,, Dakwaan, Penginaan dan/atau Pencemaran Nama Baik

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law
Depositing User: Rizky Andika
Date Deposited: 21 Sep 2023 07:28
Last Modified: 21 Sep 2023 07:28
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11454

Actions (login required)

View Item View Item