Henky, . (2023) Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Tindak Pidana Pencurian Ditinjau dari Nilai Kemanfaatan Pada Pasal 362 JO Pasal 64 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Analisis Putusan Pengadilan Nomor: 1029/Pid.B/2020/PN.JKT.Utr). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (932kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (150kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) |
Abstract
Pencurian merupakan salah satu tindak pidana yang berhubungan dengan harta benda yaitu mengambil hak milik orang lain tanpa ijin dan diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Meningkatnya pencurian merupakan fenomena pada umumnya di kota besar yang maupun kota penyangga diperparah dengan hubungan dari satu orang dengan orang lain mengalami kerenggangan karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing serta sikap hidup hedonis yang sulit untuk dibendung pada era saat ini. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah: Pertama. Bagaimana pertimbangan hukum oleh hakim dalam putusan Pengadilan Nomor: 1029/Pid.B/2020/PN.JKT.Utr ? Kedua. Bagaimana hasil putusan Nomor:1029/Pid.B/2020/PN.Jkt.Utr memberikan kemanfaat hukum? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal peraturan perundang-undangan dan lain-lain. Analisi data dilakukan dengan cara metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan Penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian di Jakarta Utara belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini dengan menerapkan Pasal 362 KUHPidana jo Pasal 64 ayat 1 KUHPidana, hal ini terbukti pada Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 1029/Pid.B/2020/PN.JKT.Utr kepada terdakwa hanya dijatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) tahun. Penegakan sanksi hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian di Indonesia tergolong ringan, apabila melihat dari hasil putusan majelis Hakim. Tetapi yang menjadi pokok pikiran adalah sanksi pidana penjara dalam KUHP, tidak mengatur tentang ketentuan pidana minimum. Disinilah penulis melihat bahwa kemanfaatan hukum pada penerapan sanksi pidana penjara terhadap tindak pidana pencurian di Indonesia tidak dirasakan oleh korban dan pencari keadilan dan hal ini juga berdampak kepada kurangnya efektifitas sanksi tindak pidana penjara kepada para pelaku tindak pidana yang dapat dilihat pada data statistik kasus tindak pidana pencurian meningkat dari tahun ke tahun. sehingga dapat disimpulkan bahwa kemanfaatan hukum tidak dirasakan walau hakim sebagai wakil Tuhan telah memberikan vonis yang ringan kepada para pelaku tindak pidana pencurian namun belum memberikan efek jera sehingga menurut penulis, kemanfaatan hukum belum dirasakan oleh masyarakat banyak. Kata Kunci : Pencurian, Putusan Hakim, Kemanfaatan Hukum.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Rizky Andika |
| Date Deposited: | 20 Sep 2023 10:26 |
| Last Modified: | 20 Sep 2023 10:26 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
