Ahmad Adli Juniar Rosidin, . (2023) Penerapan Prinsip Concursus Creditorium Sebagai Syarat Permohonan Pailit Kreditor Perusahaan Penanaman Modal Asing dan Perusahaan Asing Ditinjau dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Analisis Putusan Nomor 1258 K/Pdt.Sus-Pailit/2022). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (651kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (974kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (565kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (507kB) |
Abstract
Perbedaan mendasar antara gugatan wanprestasi dan gugatan kepailitan adalah dalam gugatan kepailitan syarat utamanya yaitu debitor harus memiliki paling sedikit dua kreditor cukup dengan satu utang yang sudah jatuh tempo dan dapat dilakukan penagihannya. Hal ini yang dirumuskan sebagai asas concursus creditorium yang berlaku dalam hukum kepailitan Indonesia. Penelitian ini mengangkat dua isu yang tidak lain mengenai kedudukan kreditor perusahaan penanaman modal asing juga perusahaan asing dalam mengajukan permohonan pailit, dan implementasi asas concursus creditorium melalui pembuktian sederhana kaitannya dengan putusan nomor 1258/Pdt.Sus-Pailit//2022. Putusan pada tingkat kasasi ini memperkuat putusan tingkat pertama sebelumnya nomor 52/Pdt.Sus-Pailit/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst telah menolak permohonan pailit dengan alasan prinsip concursus creditorium tidak terbukti dengan pembuktian sederhana karena keberadaan piutang pemohon I dan pemohon II dicatumkan menjadi satu kesatuan sehingga terdiri dari dua entitas kepemilikan saham yang sama atau berbeda. Penelitian ini mengaplikasikan jenis penelitian yuridis, dengan pendekatan Undang-Undang dan kasus, serta spesifikasi penelitian yang dekriptif. Atas pengejahwantahan penelitian yang dilakukan, penelitian ini dihasilkan kesimpulan. Pertama, bahwa tidak ada peraturan yang secara definitif membatasi hak kreditor perusahaan penanaman modal asing dan perusahaan asing berkaitan dengan legal standing untuk mengajukan permohonan pailit kepada pengadilan niaga. Kedua, dalam putusan nomor 1258 K/Pdt.Sus-Pailit/2022, termohon I ternyata memiliki tagihan utang kepada kreditor lain yang merupakan Ditjen Pajak atas beban utang pajak pertambahan nilai (ppn). Hal ini ditandai dengan adanya faktur tagihan pajak yang luput dari pertimbangan majelis hakim, sehingga concursus creditorium sejatinya telah terpenuhi secara sederhana. Kata kunci: kepailitan; concursus creditorium; pembuktian sederhana; perusahaan penanaman modal asing; perusahaan asing.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Rizky Andika |
| Date Deposited: | 19 Sep 2023 10:22 |
| Last Modified: | 19 Sep 2023 10:22 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
