Permohonan Izin Menjual Atas Sebidang Tanah Yang Diajukan Oleh Orang Tua Kandung (Analisis Putusan Nomor: 639/Pdt.P/2019/Pn.Gsk)

NOVIA ANGGRAINI, . (2022) Permohonan Izin Menjual Atas Sebidang Tanah Yang Diajukan Oleh Orang Tua Kandung (Analisis Putusan Nomor: 639/Pdt.P/2019/Pn.Gsk). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (873kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)

Abstract

Setiap manusia baik individu maupun kelompok pada umumnya memiliki tujuan yang sama yang ingin mereka capai yaitu untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya, kebutuhan dasar tersebut salah satunya kebutuhan untuk mendapatkan keturunan. Untuk mewujudkan atau memenuhi dasar hidupnya maka dilakukannya suatu perkawinan. Ada beberapa hal yang berhubungan dengan kondisi yang dihadapi oleh manusia pribadi yaitu perwalian, pengampuan, pendewasaan, domisili. Setiap manusia mempunyai hak subjektif sejak mereka atau orang itu dilahirkan sampai ia meninggal dunia, namun tidak semua manusia mempunyai kewenangan dan kecakapan untuk melakukan perbuatan hukum. Orang-orang yang dapat melakukan perbuatan hukum adalah orang-orang yang telah dewasa atau sudah menikah, ukuran kedewasaan seseorang adalah ketika sudah berusia 21 tahun dan atau sudah menikah. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimanakah kedudukan hukum atas permohonan perwalian yang dilakukan oleh orang tua kandung atas anaknya. Bagaimanakah pertimbangan majelis hakim dalam menerima penetapan perwalian oleh orang tua kandung terhadap anak kandungnya yang berada di bawah umur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dll. Analisis data dilakukan dengan cara analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan orang tua merupakan wali bagi anaknya secara otomatis, menurut pasal 47 Undang-undang Perkawinan anak itu berada di bawah kekuasaan orang tuanya selama mereka tidak dicabut dari kekuasaannya dan perwalian anak jika salah satu orang tuanya telah meninggal dunia maka perwalian tersebut akan jatuh pada orang tuanya yang masih hidup terlama, tetapi untuk kehati-hatian PPAT masih meminta adanya permohonan perwalian selain permohonan izin menjual guna melindungi anak tersebut dan meminimalisir resiko yang mungkin akan terjadi misalnya adanya tuntutan yang dilakukan oleh anak tersebut. Jika tidak adanya penetapan dari pengadilan maka PPAT tidak bersedia untuk membuat akta jual beli tersebut dan orang tua tersebut tidak akan bisa mengalihkan atau memindahtangankan harta kekayaan anak tersebut yang masih di bawah umur. Pertimbangan majelis hakim dalam menerima permohonan perwalian yang dilakukan orang tua yaitu demi kepentingan sang anak, dalam menerima permohonan orang tua menjadi wali yaitu berlandaskan untuk kepentingan anak-anak tersebut seperti untuk biaya pendidikan anak yang belum dewasa tersebut serta hakim juga berlandaskan pada pasal 383 Undang-undang Hukum Perdata dan juga pasal 393 KUHPerdata yang dimana wali harus mewakili anaknya yang belum dewasa dalam rangka segala tindakan perdata serta wali dilarang untuk menjual atau menjaminkan yang beratas namakan anak tersebut tanpa persetujuan terlebih dahulu oleh Pengadilan Negeri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 07 Aug 2023 08:01
Last Modified: 07 Aug 2023 08:01
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11230

Actions (login required)

View Item View Item