NENI NOPIATI, . (2022) Tinjauan Yuridis Penerapan Sanksi Tindakan Terhadap Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Yang Dilakukan Anak Dibawah Umur Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sist Em Peradilan Anak (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1737k/Pid.Sus/2017). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (87kB) |
|
|
Text
JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
Abstract
Dalam masyarakat yang bercirikan heterogenitas dan perkembangan sosial, kejahatan merupakan fenomena yang wajar dan tidak dapat diberantas sepenuhnya. Namun bagaimana jika anak tersebut justru melanggar norma legitimasi dan agama? Tentu hal ini sangat menyedihkan bagi orang tua dan akan merugikan masa depan anak-anaknya. Saat ini, ada banyak anak yang terlibat dalam kegiatan kriminal. Baik anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku kejahatan. Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan undang-undang khusus perlindungan anak, baik secara materil, struktural maupun kultural. Berbagai kasus pidana yang melibatkan anak dengan hukum merupakan masalah nyata dan de facto sebagai fenomena sosial dan kriminal yang menimbulkan keprihatinan, terutama di kalangan orang tua, masyarakat pada umumnya, dan aparat penegak hukum. Hakim anak harus mengutamakan kepentingan dan kebutuhan terbaik anak dalam memutus perkara anak. Fokusnya adalah pada kepentingan dan kesejahteraan anak daripada kepentingan masyarakat. Hal ini dikemukakan oleh mendiang Profesor Sudart dalam bukunya tentang hukum pidana: Kebijakan itu dikorbankan untuk kepentingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dan efektivitas penerapan tindak pidana dalam menentukan sanksi pidana atau sanksi tindakan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan anak dibawah umur dalam Undang Undang No. 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum normatif atau penelitian pendidikan atau penelitian kepustakaan normatif. Hasil penelitian menunjukkandiketahui bahwa pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Anak berhadapan hukum yaitu fakta persidangan dimana Anak telah melakukan pencurian dengan pemberatan yang berulang-ulang. Setelah memperhatikan Rekomendasi dari Pembimbing Kemasyarakatan, Pembelaan Penasihat Hukum Anak maka menurut Hakim Anak Pidana yang tepat dijatuhkan kepada Anak adalah mendapatkan pelatihan formal di Lembaga pendidikan keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | Jejen Juanda |
| Date Deposited: | 07 Aug 2023 07:50 |
| Last Modified: | 07 Aug 2023 07:50 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11229 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
