Fredy Maxi Paat, . (2023) Tinjauan Kriminologis Terhadap Tindak Kekerasan dalam Rumah Tangga Secara Fisik dan Psikis (Analisis Putusan Nomor 787/PID.SUS/2022/PT SBY). Other thesis, Universitas Pamulang.
|
Text
1. FILE COVER 1-20.pdf Restricted to Registered users only Download (859kB) |
|
|
Text
2. FILE BAB I 21-51.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
3. FILE BAB II 52-87.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
4. FILE BAB III 88-98.pdf Restricted to Registered users only Download (267kB) |
|
|
Text
5. FILE BAB IV 99-165.pdf Restricted to Registered users only Download (516kB) |
|
|
Text
6. FILE BAB V 166-168.pdf Restricted to Registered users only Download (110kB) |
|
|
Text
8. FILE JURNAL.pdf Restricted to Registered users only Download (405kB) |
Abstract
Kriminologi adalah ilmu yang isinya bukan saja teori yang unik atau metode sendiri dalam penelitian tetapi juga persoalan-persoalan kejahatan dan cara mengendalikannya. Bentuk tindakan KDRT meliputi: kekerasan fisik (physical abuse), kekerasan psikis (psychological abuse), kekerasan seksual (material abuse or theft of money or personal property), dan penelantaran rumah tangga (violation of right). Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimanakah tindak kekerasan dalam rumah tangga beresiko menyasar hubungan internal keluarga. Bagaimanakah tindak kekerasan dalam rumah tangga secara fisik dan psikis dapat ditanggulangi dan di cegah secara optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi resiko terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga yang berimplikasi kepada keluarga terdekat. Untuk mengetahui bagaimanakah upaya penanggulangan dan pencegahan atas tindak kekerasan dalam rumah tangga secara optimal oleh aparat penegak hukum. Teori kontrol sosial adalah penyimpangan yang disebabkan oleh kekosongan pengawasan atau pengendalian dalam lingkungan sosial. Teori ini dibangun atas pandangan pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan untuk tidak mengikuti aturan atau tidak patuh pada hukum, serta memiliki dorongan untuk melawan aturan hukum. Teori ini menilai bahwa perilaku menyimpang adalah konsekuensi logis dari kegagalan dari seseorang untuk menaatinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan data kepustakaan dari berbagai literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dll. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Tindak kekerasan dalam rumah tangga beresiko menyasar hubungan internal keluarga: 1.Potensi KDRT yang datang dari Lingkungan Eksternal: Perselingkuhan, Masalah Ekonomi, Budaya Patriaki, Campur tangan pihak ke tiga, Obat Terlarang judi dan miras, 2.Potensi KDRI yang datang Dari lingkungan Internal Keluarga itu Sendiri: Pengalaman masa lalu, Rasa curiga berlebihan, Kecemasan berlebihan, Tempramen, Kontrol emosi kurang baik. 3.Potensi KDRT yang datang dari Psikis pelakunya sendiri: Masalah Psikis pelaku KDRT, Pentingnya rehabilitasi Psikis Pelaku KDRT. Tindak KDRT secara fisik dan psikis dapat ditanggulangi dan di cegah secara optimal dengan: 1.Hukum dan Undang-Undang, 2.Kriminologi, 3.Victimologi. 4.Ahli. Kata Kunci: kriminologis, KDRT, fisik, psikis
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Law |
| Depositing User: | Rizky Andika |
| Date Deposited: | 02 Aug 2023 05:59 |
| Last Modified: | 02 Aug 2023 05:59 |
| URI: | http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/11189 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
