Penerapan Niat Jahat Dalam Tindak Pidana Turut Serta Membantu Kejahatan Menurut Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (Analisis Putusan No.844/Pid.B/2019/PN.Jkt Pst)

ANGELICA BACHRYN, . (2022) Penerapan Niat Jahat Dalam Tindak Pidana Turut Serta Membantu Kejahatan Menurut Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (Analisis Putusan No.844/Pid.B/2019/PN.Jkt Pst). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (669kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[img] Text
JURNAL PERPUS ANGELICA BACHRYN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB)

Abstract

PENERAPAN NIAT JAHAT DALAM TINDAK PIDANA TURUT SERTA MEMBANTU KEJAHATAN MENURUT PASAL 56 Kitab UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (Analisis Putusan No.844/Pid.B/2019/PN.Jkt Pst) Pasal 56 Ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana menyatakan bahwa seseorang dianggap pelaku kejahatan yang barang siapa dengan sengaja memberi kesempatan, daya-upaya atau keterangan untuk melakukan kejahatan itu. Pasal ini memiliki pemaknaan yang luas, dimana dalam penerapannya perlu dikaji keterangan seperti apakah yang dianggap sebagai sarana untuk melakukan kejahatan. Hal ini bermula pada kerusuhan 21-22 Mei 2019 terkait penolakan hasil perhitungan suara pemilihan Presiden, dalam rangka pengamanan gedung Sarinah 29 orang karyawan telah ditetapkan sebagai terdakwa karena menghalangi tugas aparat negara dengan turut serta atau memberikan bantuan kepada pendemo yang terkena gas air mata. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pada putusan nomor 844/Pid.B/2019/PN Jkt.Pst? Serta bagaimanakah pertimbangan hakim terhadap penerapan niat jahat (mens rea) dalam putusan? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mencari tahu apakah dalam penjatuhan vonis, niat jahat atau kesalahan para terdakwa telah dipertimbangkan dan bagaimana implikasinya apabila Hakim tidak mempertimbangkan hal-hal tersebut. Adapun untuk mempermudah penelitian ini penulis menggunakan beberapa teori diantaranya teori perbuatan pidana, teori niat jahat (mems rea) dan teori keadilan. Berdasarkan hal-hal tersebut penulis ingin meneliti kasus 29 orang karyawan sarinah yang divonis bersalah atas turut serta dalam membantu kejahatan dan melawan anggota aparat yang sedang bertugas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 28 Sep 2022 05:23
Last Modified: 28 Sep 2022 05:23
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/10459

Actions (login required)

View Item View Item