Perlindungan Konsumen Terhadap Produk Kosmetik Import Tanpa Izin Edar BPOM Di Tinjau Dari Undang-undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan KONSUMEN (Studi Kasus BPOM Cabang Kabupaten Tangerang)

ALESYA YUNI RAHMAWATI, . (2022) Perlindungan Konsumen Terhadap Produk Kosmetik Import Tanpa Izin Edar BPOM Di Tinjau Dari Undang-undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan KONSUMEN (Studi Kasus BPOM Cabang Kabupaten Tangerang). Other thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (867kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)

Abstract

Seiring perkembangan zaman modern ini penggunaan kosmetik semakin meningkat karena telah digunakaan baik kaum remaja hingga orang dewasa semakin meningkatnya kesadaran mereka untuk merawat dan menjaga diri mereka dalam hal memperindah penampilan. Masyarakat yang memiliki penghasilan menengah yang berkeinginan untuk selalu tampil sempurna dan ingin mempercantik penampilan seperti ini lah yang akan mudah sekali untuk terpengaruh untuk membeli produk kosmetik import tanpa adanya izin edar dengan harga murah serta hasil yang cepat dan lebih terlihat dengan jenis-jenis produk yang sudah akrab di telinga mereka. Pemakaian produk import ataupun bukan dari merek yang terkenal dengan harga yang relative murah membuat mereka mencari jalan alternative dengan membeli produk tersebut dari toko yang tidak resmi tanpa adanya izin edar dari Badan POM, Konsumen sudah tidak lagi memikirkan bahan-bahan yang terkandung didalamnya, tetapi hanya melihat pada label tanggal kadaluarsa dari produk saja. Seiring dengan perdagangan bebas saat ini yang didukung oleh kemajuan dibidang teknologi telekomunikasi dan juga informasi yang sangat pesat telah memperluas ini dan meningkatkan jumlah peminat dari kosmetik maka pelaku usaha berlomba-lomba untuk memproduksi atau mengedarkan kosmetik tanpa memikirkan bahan bahan yang terkandung dalam pembuatan kosmetik tersbut. Tujuan dari penelitian adalah Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Kosumen Terkait Dengan Peredar Kosmetik Import Tanpa Izin Edar Dari Badan POM Ditinjau Dari Undang-Undang No.8 Tahun 1999 dan Undang-Undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Upaya Hukum Yang Dapat Dilakukan Oleh Konsumen Yang Mengalami Kerugian Akibat Menggunakan Kosmetik Import Tanpa Izin Edar. Sifat penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris. Hasil penelitian diketahui Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Kosumen Terkait Dengan Peredar Kosmetik Import Tanpa Izin Edar. Hasil penelitian Bentuk perlindungan hukum terhadap terhadap konsumen yang mengalami kosmetik import tanpa izin edar, upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen yang mengalami kerugian akibat menggunakan produk tersebut dimana didalam undang-undang diterapkan tentang standart mutu suatu kosmetik atau Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), cpkb ini bertujuan agar kosmetik import yang masuk ke dalam Indonesia sudah terjamin bahan-bahan atau mutu yang sesuai dengan persyaratan badan pom. Lalu upaya hukum sengketa konsumen dalam kasus ini dapat melalui proses non litigasi dimana kedua belah pihak bisa melalui dengan cara damai, arbitrase, konsiliasi. Dan proses litigasi melalui jalur pengadilan negeri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Jejen Juanda
Date Deposited: 20 Sep 2022 03:48
Last Modified: 20 Sep 2022 03:48
URI: http://repository.unpam.ac.id/id/eprint/10409

Actions (login required)

View Item View Item